Share

Keren! Kepolisian Bisa Lacak Pencuri Koper di Bandara Berkat Airtag

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Senin 29 Agustus 2022 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 28 549 2656052 keren-kepolisian-bisa-lacak-pencuri-koper-di-bandara-berkat-airtag-I4yYDVZd5F.jpg Ilustrasi koper (freepik)

KEPOLISIAN Florida, Amerika Serikat mengaku berhasil melacak pencuri berkat Apple AirTag.

Melansir Reuters, seorang subkontraktor maskapai penerbangan ditangkap karena diduga mencuri barang senilai USD 16.000 dari bagasi di bandara Florida belum lama ini.

Berdasarkan keterangan pers dari Kantor Sheriff Okaloosa County, pencuri koper bernama Giovanni De Luca yang tinggal di Mary Esther ini didakwa dengan dua kejahatan besar.

Hal ini berawal ketika dua pengguna Apple AirTag yang berliburan ke Amerika Serikat.

infografis

Keduanya mengalami insiden kehilangan koper. Tas yang semula dijadwalkan tiba pada Juli dan Agustus ternyata tidak tiba tepat waktu.

Bagasi kedua wisatawan tersebut berisi barang dan perhiasan yang nilainya hampir USD 17.000.

Sheriff Okaloosa County menyadari adanya masalah di bandara Destin-Fort Walton dan melakukan penyelidikan.

Seorang pelancong mengatakan, barang bawaannya ditandai oleh polisi sebagai barang hilang atau mungkin dicuri setelah tidak sampai kepadanya.

Korban memaparkan, ia memiliki Apple AirTag di kopernya dengan lokasi terakhir di Mary Esther.

Menurut keterangan polisi setempat, setelah menerima laporan pencurian koper, polisi langsung melakukan rujukan silang dengan petugas bandara yang tinggal di kawasan tersebut.

Dari situlah polisi mempersempit penyelidikan ke staf yang tinggal di daerah Mary Esther.

Setelah menemukan tempat tinggal DeLuca pada 10 Agustus 2022, petugas menemukan barang yang dilaporkan hilang pada 9 Agustus lalu.

DeLuca juga diduga mengaku membolak-balikkan koper korban pertama.

DeLuca mengaku telah melakukan pencurian tersebut. Menurutnya, saat tengah mengobrak abrik bagasi, ia menemukan Apple AirTag di bagasi dan meninggalkannya. Meski begitu, dirinya tidak luput dari pelacakan polisi.

Walaupun tidak semua barang yang hilang berhasil ditemukan, AirTag membantu polisi dalam menyelesaikan kasus tersebut.

Pejabat setempat menjelaskan, DeLuca didakwa dengan dua tudingan pencurian, yang merupakan kejahatan besar di Florida, AS.

Apabila terbukti bersalah, dia bisa menghadapi 5-10 tahun hukuman penjara dan denda hingga USD 10.000.

Sementara itu, kepolisian setempat mengatakan, meski Apple AirTag bisa memandu pilisi ke tersangka, Apple AirTag juga bisa disalahgunakan penjahat.

Namun demikian, polisi mengakui bahwa perangkat ini bisa membawa keamanan bagi penggunanya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini