Share

Sempat Jadi Simbol Perdamaian, Hotel Terapung Pertama di Dunia Dihancurkan

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Selasa 30 Agustus 2022 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 29 549 2656552 sempat-jadi-simbol-perdamaian-hotel-terapung-pertama-di-dunia-dihancurkan-wwLsXASLUL.jpg Hotel Terapung Pertama di Dunia (dok Young Pioneer Tours)

KOREA UTARA (Korut) sempat mempunyai hotel mengapung pertama di dunia. Hotel tersebut dulunya merupakan resort bintang lima yang mengapung di atas Great Barrier Reef Australia.

Hotel terapung bernama Haegumgang, sempat menjadi simbol perdamaian antara Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut).

Hotel itu sendiri terletak di area resor Gunung Kumgang, Korea Utara.

Melansir CNN Internasional, Pemerintah Korea Utara memutuskan menghancurkan hotel terapung di Gunung Kumgang.

Gunung Kumgang pernah menjadi tempat untuk momen rekonsiliasi yang langka antara warga Korsel dan Korut.

infografis

Kabar hotel terapung dihancurkan itu dibongkar pejabat dari Kementerian Unifikasi Korea Selatan, yang mendapat laporan adanya aktivitas pembongkaran di sejumlah lokasi resor Gunung Kumgang.

Tak hanya itu, Rumah Peristirahatan Onjonggak yang berada di kaki Gunung Kumgang, kabarnya juga sudah dirobohkan.

Padahal, tempat itu biasa digunakan untuk reuni keluarga yang terpisah dari Selatan dan Utara, yang banyak dipublikasikan sebelumnya.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

Selain itu, beberapa tempat lain juga diprediksi sudah hancur, seperti Kantor Hyundai Asan di Kumgang.

Hyundai Asan adalah perusahaan yang mengelola kawasan wisata tersebut.

Juru bicara Hyundai Asan, Park Sung-uk memaparkan, Tur Gunung Kumgang meningkatkan rekonsiliasi antara Korsel dan Korut.

"Menjadi titik penting untuk pertukaran antar-Korea," ucapnya.

Adapun, Hotel Haegumgang telah dibongkar Pemerintah Korut pada April lalu. Dahulu, hotel itu dikenal sebagai resor mewah yang mengapung atas Great Barrier Reef Australia.

Namun, hotel ini dipindah ke Kumgang dan dibuka untuk turis pada 2000.

Pada 2019, Presiden Korut, Kim Jong-un menyambangi Kumgang dan menganggap area itu kumuh dan terbelakang.

Pemerintah Korsel masih menyelidiki lebih lanjut terkait kabar penghancuran pusat reuni keluarga dan pusat komunitas Kumgang oleh pemerintah Korut.

Kedua negara ini sebenarnya sepakat mengelola area itu.

Resor Kumgang hanya berjarak 30 menit di utara Zona Zona Demiliterisasi Korea.

Sayangnya, setelah insiden penembakan yang dilakukan tentara Korut kepada perempuan Korsel yang berkeliaran melewati batas kawasan antara area Gunung Kumgang dan zona militer pada 2008, tempat itu tidak lagi menerima wisatawan.

Laporan menyebut bahwa Korut berencana membangun ulang fasilitas di Gunung Kumgang dan ingin mengelolanya sendiri.

Pemerintah Korea Utara ingin punya kendali penuh atas area Gunung Kumgang tanpa dibantu Korsel.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini