Share

4 Cerita Urban Legend Terkenal dari Jepang, Bikin Penasaran!

Ajeng Wirachmi, Jurnalis · Kamis 01 September 2022 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 31 549 2657970 4-cerita-urban-legend-terkenal-dari-jepang-bikin-penasaran-CpdlNrtzak.jpg Teke-teke (dok Japan Travel)

BUKAN hanya Indonesia, Jepang juga memiliki urban legend atau cerita lokal yang sangat terkenal.

Bahkan, kisah-kisah di Negeri Sakura tersebut sudah terkenal luas di dunia.

Berikut adalah 4 cerita urban legend terkenal asal Jepang:

Slit-Mouthed Woman (Kuchisake-onna)

Kuchisake-onna merupakan salah satu urban legend paling terkenal asal Jepang. Melansir laman Nippon.com, sosok ini dikenal pula dengan slit-mouthed woman atau perempuan bermulut sobek.

Kisah yang sangat ramai menjadi perbincangan ini mengungkapkan bahwa Kuchisake-onna akan bertanya kepada seseorang yang lewat di depannya, sembari menggunakan masker atau topeng.

Ia akan bertanya dengan kalimat, “Apakah saya cantik?” Jika orang yang ditanyanya itu mengatakan iya dengan rasa takut yang teramat sangat, Kuchisake-onna akan membuka penutup wajahnya dan berkata, “Bahkan seperti ini?”, dengan menunjukkan kondisi wajahnya yang sobek, dari ujung telinga satu ke ujung telinga lainnya.

Kisah ini sudah didengar oleh hampir seluruh masyarakat Jepang, dari berbagai usia. Tidak hanya di Jepang, bahkan cerita ini sudah tenar di hampir seluruh dunia. Menurut banyak ahli di Jepang, cerita ini memang hanyalah urban legend belaka.

Namun, satu hal yang menjadi pertanyaan besar masyarakatnya adalah, mengapa cerita ini bisa sampai berkembang hebat? Pertanyaan inilah yang belum bisa dijawab hingga detik ini.

 infografis

Boneka Okiku

Kisah urban legend lainnya adalah tentang boneka Okiku. Kisah ini sudah terdengar sangat lama di Jepang, yakni sejak tahun 1918. Konon, ada seorang anak laki-laki yang membelikan boneka untuk adik perempuannya. Sang adik yang memiliki potongan rambut pendek (bob) sangat menyukai boneka itu dan keduanya tidak bisa dipisahkan. Sayangnya, anak perempuan lucu tersebut meninggal dunia lantaran sakit.

Pihak keluarga lalu meletakkan boneka bernama Okiku itu di atas altar untuk mengenang sang anak. Lama kelamaan, keluarga menyadari bahwa rambut boneka itu tumbuh dan menyimpulkan bahwa Okiku diisi oleh arwah anak perempuannya. Akhirnya, pihak keluarga memutuskan untuk memberikan boneka itu ke kuil Mannen-ji di Hokkaido. Sampai sekarang, Okiku masih berada di kuil itu dan dapat dilihat oleh pengunjung yang hadir.

Follow Berita Okezone di Google News

Harionago

Harionago merupakan kisah urban legend lainnya yang tak kalah terkenal di Jepang. Tidak hadir dengan wajah yang rusak atau menyeramkan, Harionago justru berbentuk perempuan cantik berambut panjang. Bahkan, masyarakat Jepang menyebutnya dengan Warai-onago atau gadis tersenyum karena memang parasnya yang cantik dan selalu terlihat tersenyum.

Di satu sisi, Harionago bisa berubah menjadi sangat menyeramkan. Ia mempunyai kemampuan untuk merubah rambutnya menjadi tentakel. Ujung rambutnya juga mampu menyerupai kait atau duri yang sangat tajam. 

Harionago disebut banyak berkeliaran di prefektur Ehime dan menghuni wilayah-wilayah sepi. Ia biasa mencari pria muda atau lajang yang sedang berjalan sendirian untuk diserang. Hal yang paling parah, Harionago bisa memakan potongan tubuh korban yang berhasil dijeratnya.

Teke Teke

Satu lagi urban legend yang tak kalah terkenal di Jepang adalah teke teke. Disebutkan, sosok ini merupakan korban kecelakaan kereta api yang tubuhnya terbelah menjadi dua. Melansir Okezone, keberadaan kisah ini termasuk yang paling lama, yakni sejak abad ke-8 Masehi.

Dari cerita yang beredar, teke teke adalah sosok perempuan muda yang tewas usai tubuhnya terlindas kereta api. 

Setelah peristiwa itu, teke teke menjadi hantu penasaran yang siap mengganggu orang-orang pada malam hari. Jika orang yang ditemuinya tidak punya kesempatan untuk melarikan diri, teke teke akan membelah tubuhnya sendiri menjadi dua di hadapan orang tersebut. (nia)

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini