Share

Viral Bule Australia Bingung Kopernya Diikat Kabel Tis saat Mendarat di Bandara Bali

Anya Azalia Faustina, Jurnalis · Senin 05 September 2022 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 05 406 2660851 viral-bule-australia-bingung-kopernya-diikat-kabel-tis-saat-mendarat-di-bandara-bali-OcC8Yw1nXI.JPG Koper wisman asal Australia ditandai kabel tis berwarna oranye setiba di Bandara Ngurah Rai, Bali (Foto: Facebook/Balibogans)

SEORANG pelancong asal Australia belum lama ini dibuat kebingungan lantaran melihat kopernya ditandai kabel tis berwarna oranye yang diikat ke salah satu pegangan kopernya setelah melakukan penerbangan dari Sydney ke Bali.

Wanita yang berada dalam penerbangan Jetstar tersebut itu lalu membuka grup Facebook Bali Bogans yang memiliki 321.000 anggota untuk menanyakan perihal kejadian yang menimpanya itu.

“Apakah ada yang yang tahu apa arti dari kabel di tas ini? Tiba tadi malam, lantas terdapat sat utas yang membutuhkan waktu lama dan keluar dengan tag ini. Saya kira itu diperiksa?” tulisnya pada postingan grup tersebut, sebagaimana dikutip dari News.com.au.

Koper di Pos Pemeriksaan Bandara

Ilustrasi (Foto: iStock)

Warganet pun dibuat kebingungan oleh kabel yang terkait di pegangan koper milik wanita itu. Bahkan beberapa dari mereka juga pernah mengalami hal yang sama.

“Saya pernah mengalami hal serupa dengan tas saya, bea cukai menggeledah tas saya dan mengambil alkohol saya,” tulis seseorang.

“Saya (juga) pernah mengalaminya, dan mereka tidak memeriksa saya tetapi ada keju dan salami di dalamnya,” timpal netizen lain.

Beruntung wanita tersebut tidak mengalami hambatan berarti oleh bea cukai dan merasa masih sangat beruntung barang bawaannya tidak bermasalah. karena tas mereka digeledah karena kabel.

Pengalaman serupa dialami seseorang yang mengaku pernah mendapatkan tag hijau di bagasinya begitu tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

“Kilas balik tahun 2019, saya pernah mendapatkan yang warna hijau dan mereka menarik saya lalu menagih saya sebesar 300 dolar Australia (sekitar Rp4,7 juta). Saya membawa speaker Bluetooth sebagai hadiah untuk teman-teman saya,” kata seorang sumber.

Sementara, Managing Director sebuah perusahaan konsultan keamanan penerbangan yang berbasis di Brisbane, Australia, Martin Engeler mengatakan kepada Yahoo 7 bahwa kabel berwarna oranye yang terlihat pada gambar koper tersebut tidak ada kaitannya dengan pihak maskapai, melainkan murni dari kebijakan otoritas Bandara Bali.

Ilustrasi

“Biasanya hal ini terjadi kepada orang-orang yang mencoba membawa barang-barang seperti elektronik, sebagai penanda kepada bea cukai untuk memeriksa tas tersebut," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini