Share

Traveler Asing Diduga Jadi Target Penipuan Tes Covid-19 di Vietnam, Hati-hati!

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Jum'at 09 September 2022 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 08 549 2663263 traveler-asing-diduga-jadi-target-penipuan-tes-covid-19-di-vietnam-hati-hati-LTjnyaRRAy.jpg Ilustrasi traveling (dok Freepik)

SAAT ini pariwisata Vietnam dilanda kasus penipuan seputar tes Covid-19 palsu. Menariknya, korban dari kasus ini terbanyak dialami turis asing dari Korea Selatan.

Melansir The Korea Times, Kedutaan Besar (Kedubes) Korea Selatan di Vietnam mulai melakukan berbagai tindakan untuk mencegah warga negara mereka menjadi korban tes Covid-19 palsu.

Langkah ini dilakukan setelah banyak pengaduan tentang kasus penipuan yang mengincar para wisatawan dari Korea Selatan di Asia Tenggara saat mereka akan kembali ke negaranya.

Pihak Kedubes dan Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menjelaskan, terdapat dua orang staf kantor kedutaan menyambangi kantor Vietjet Air di Hanoi, dua hari sebelumnya.

infografis

Mereka meminta penjelasan dari pihak maskapai berbujet rendah itu karena menolak hasil tes negatif Covid-19 dari beberapa turis asal Korea.

Penolakan itu berujung pada kasus penipuan tes antigen palsu. Pihak kedubes juga meminta pihak maskapai untuk melaporkan kasus penipuan tersebut ke pihak kepolisian.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

Pihak maskapai sudah merespons dan mengatakan pihak yang berwenang sudah mengetahui dan meninjau kasus tersebut.

Pihak Kedubes Korea juga melayangkan keluhan kepada Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam.

Pihak kedutaan melakukan penyelidikan setelah semakin bertambahnya jumlah turis Korsel di Vietnam yang tertipu tes Covid-19.

Situasi tersebut memicu protes dan banyak yang meminta agar pemerintah Korea lebih fokus lagi menyelidiki masalah itu.

Seluruh pelancong yang akan masuk ke Korea harus menunjukkan hasil negatif tes PCR yang berlaku selama 48 jam sejak tes dilakukan sampai 2 September 2022 lalu, serta berlaku 24 jam kalau melakukan tes antigen. Aturan itu tidak diterapkan lagi sejak kasus positif Covid-19 menunjukkan tren menurun di Korea.

Namun demikian, aturan melakukan tes PCR sehari setelah tiba di Korea tetap diwajibkan.

Pihak kedubes menuturkan, Vietjet sering menolak hasil negatif tes Covid-19 para penumpang Korea meski hasil tesnya valid.

Situasi itu mendorong para turis untuk melakukan tes di tempat menjelang waktu penerbangan dengan biaya yang lebih mahal.

Salah satu contohnya dialami tiga turis Korea yang seharunya naik pesawat Vietjet di Bandara Internasional Noi Bai di Hanoi.

Mereka sudah melakukan tes antigen dengan hasil negatif pada 23 Agustus 2022, waktu setempat, tapi ditolak untuk naik pesawat.

Setelah itu, mereka didekati seorang perantara yang menawarkan tes antigen dengan jaminan pasti diterima pihak maskapai sehingga bisa berangkat ke Korea sesuai dengan jadwal semula.

Syaratnya, traveler harus membayar sebesar 4 juta dong Vietnam atau sekitar Rp2,5 juta per orang, termasuk biaya tes seharga sekitar Rp630 ribu untuk tes antigen.

Padahal, tarif normal untuk tes tersebut hanya sekitar Rp94 ribu.

Semakin banyak kasus serupa yang dialami turis Korea membuat kecurigaan pada pihak maskapai pun semakin besar, terutama seputar hubungan para perantara dengan pihak Vietjet.

Berdasarkan laporan sejumlah media setempat, pihak kedutaan sudah menanyakan kemungkinan keterlibatan sejumlah petugas maskapai, tapi pihak perusahaan menolak spekulasi tersebut.

Pihak maskapai telah membuat keputusan penolakan setelah berkonsultasi dengan petugas karantina di Bandara Internasional Incheon di Korea Selatan. Namun, pihak Vietjet belum menanggapi kabar tersebut.

Wisatawan Korea termasuk yang paling banyak mengunjungi Vietnam setelah mereka melonggarkan sejumlah aturan masuk bagi para turis asing sejak 15 Maret 2022. Menurut Badan Statistik Umum Vietnam, 173 ribu wisatawan dari Korea mengunjungi Vietnam pada Agustus lalu.

Jumlah itu mencapai sepertiga dari jumlah total 486.000 turis asing yang datang ke Vietnam di bulan tersebut. Selain Korea Selatan, turis asing terbanyak berasal dari Amerika Serikat (139.000) dan Kamboja (82.000).

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini