Share

6 Kota Misterius di Bawah Tanah, Dibangun untuk Hadapi Perang!

Stefani Ira Pratiwi, Jurnalis · Minggu 11 September 2022 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 09 408 2664545 6-kota-misterius-di-bawah-tanah-dibangun-untuk-hadapi-perang-Cc2WbOQFLx.jpg Wieliczka, kota bawah tanah di Polandia (Foto: adventurous-trevels.com)

BEBERAPA kota di dunia dirancang berada di bawah tanah yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat persembunyian hingga bunker untuk perlindungan perang.

Setiap tempat ini memiliki keistimewaan sendiri yang dirancang dengan berbagai fasilitas untuk menghadapi situasi darurat.

Mengutip dari beberapa sumber, berikut adalah beberapa kota misterius yang terletak di bawah tanah.

 BACA JUGA:10 Destinasi Wisata Populer di Indonesia yang Sudah Mendunia, Wakatobi hingga Rinjani

Derinkuyu

Terletak di Cappadocia, Turki, kota bawah tanah Derinkuyu terdiri dari kompleks labirin 18 tingkat. Konon, kota ini dibangun pada abad ke-8 SM sebagai tempat perlindungan selama periode perang. Kota ini baru ditemukan kembali pada tahun 1963.

Lalu di tahun 1965, Derinkuyu baru dibuka untuk umum namun hanya 10% bagian dari kota ini yang dapat diakses oleh pengunjung. Kota Derinkuyu sama seperti layaknya kota pada umumnya.

Ilustrasi

Cappadocia

Di sana dapat ditemukan rumah, tempat ibadah, kilang anggur. Sebagai tempat hunian, kota ini diperkirakan dapat dihuni 20 ribu orang.

Naours

Kota bawah tanah Naours dibangun sekitar abad ketiga Masehi dan berada di utara Prancis. Dulunya tempat ini merupakan wilayah tambang pada masa Romawi. Namun kemudian wilayah ini diperluas untuk menjadi sebuah hunian bawah tanah karena adanya invasi abad pertengahan yang mengancam masyarakat.

Kota bawah tanah Naours terdiri dari dua mil terowongan dan lebih dari 300 kamar buatan manusia. Naours memiliki ruang yang cukup untuk menampung 3.000. Di sana juga terdapat gereja, kandang kuda, sumur, dan toko roti.

Kota ini juga dihiasi lebih dari 2.000 potongan grafiti yang ditinggalkan oleh tentara sekutu saat Pertempuran Somme. Naours sempat ditutup selama beberapa dekade dan dibuka kembali pada abad ke-19 sebagai objek wisata.

 

Wieliczka

Kota bawah tanah ini memiliki kamar, lorong, dan patung-patung kuno, terletak di pinggir kota Krakow, Polandia. Dibangun tahun 1200-an, saat pertama penambang menemukan garam batu di dalam bumi. Tambang ini berhenti berproduksi tahun 2007 setelah 700 tahun beroperasi.

Dixia Cheng

Pada tahun 1960-an hingga 1970-an China dibayang-bayangi oleh ancaman invasi, pemboman, dan juga serangan nuklir. Sebagai tempat perlindungan, pemerintah China kemudian membangun tempat perlindungan raksasa di bawah kota Beijing yang bernama Dixia Cheng.

Kota ini diperkirakan mampu menampung satu juta orang. Di dalam kota bawah tanah ini dapat ditemukan bangunan sekolah, rumah sakit, lumbung, ruang tidur, dan restoran yang memang dipersiapkan sebagai tempat perlindungan untuk periode lama.

Pada tahun 2000, Dixia Cheng dibuka untuk umum. Namun di tahun 2008 tempat ini ditutup karena ingin direnovasi.

Orvieto

Terletak di salah satu puncak bukit di Italia, kota ini sempat menjadi pusat penting peradaban Etruria. Diperkirakan terdapat lebih dari 1.200 terowongan yang semuanya diciptakan oleh tenaga manusia dari era Etruscan.

Baru ditemukan pada tahun 1970, kota bawah tanah ini menjadi warisan sejarah dan arkeologi Italia. Kota bawah tanah Orvieto juga memiliki galeri yang saling terkait. Saat Perang Dunia ke II, masyarakat sekitar menggunakannya sebagai tempat persembunyian dari serangan bom.

 Ilustrasi

Burlington

Bunker Burlington memiliki luas wilayah hingga 35 hektare. Kota ini awalnya merupakan sebuah tambang yang terbengkalai yang terletak 100 kaki di bawah desa Corsham.

Dibangun pada tahun 1950, kota ini memiliki fasilitas seperti ruangan kantor, kafetaria, telepon, fasilitas media, studio penyiaran BBC, dan kamar tidur.

Salah satu ruangan dirancang untuk Perdana Menteri Inggris dan bagi 4.000 lebih aparat pemerintah, agar tetap terlindung selama keadaan darurat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini