Share

Kisah Pasutri Mantan Pengusaha Sukses 23 Tahun Hidup di Hutan

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 11 September 2022 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 10 406 2664726 kisah-pasutri-mantan-pengusaha-sukses-23-tahun-hidup-di-hutan-ZY0ubO0l2m.JPG Nyonya Aas (kanan) bercita alasan tinggal di hutan (Youtube Alman Mulyana)

BANYAK orang yang sudah mapan secara ekonomi memilih tinggal di kota menikmati dengan segala hiruk pikuk gemerlap duniawi. Tapi, pasangan suami istri (pasutri) mantan pengusaha ini mahal memilih tinggal di sekitar hutan Tangkuban Perahu, Jawa Barat.

Tak tanggung-tanggung, Aas bersama istrinya sudah 23 tahun tinggal di hutan dengan menetap di rumah saung terbuat dari kayu dan beratapkan daun. Keduanya padahal sudah sukses secara ekonomi, tapi rela meninggalkan segala kemewahan demi menikmati hidup dekat dengan alam di hutan.

 BACA JUGA: Mengenal Tradisi Sedekah Bumi di Banjarnegara, Ada Tumpeng Raksasa

Kisah kehidupan Aas dan istrinya diabadikan dalam video yang diunggah di channel YouTube Alman Mulyana.

Dalam perbincangan dengan Youtuber Alman Mulyana, Nyonya Aas mengaku menikah dengan suaminya pada 1993. “Rumah tangga dari tahun 93, berarti 28 tahun, dan tinggal di hutan ini 23 tahun," kata nyonya Aas seperti dikutip dari video tersebut.

 

Pasutri ini ternyata bukanlah orang sembarangan. Keduanya merupakan sarjana ilmu kehutanan dan kini memilih tinggal jauh dari perkotaan, alam bebas jadi sahabatnya.

Ketika ditanya mengapa dirinya dan suami memilih tinggal di hutan, Nyonya Aas mengaku itu bagian dari takdirnya. "Sudah jalur hidup dan takdir, memang tujuan hidup kita hijrah," katanya.

 BACA JUGA:Tradisi Unik Meruncingkan Gigi, Simbol Kecantikan Wanita Suku Mentawai

Sebelum memutuskan hijrah ke hutan, Aas merupakan pengusaha sukses. Orang-orang mengenal keduanya sebagai pasangan berpendidikan dan berkecukupan.

Tapi Nyonya Aas dan suaminya tetap memilih tinggal di hutan, serta hidup sederhana. Tempat tinggal yang mereka diami saat ini adalah sebuah bangunan gubuk kecil yang terbuat dari kayu. Jauh dari kata mewah dan bergelimang harta, namun hal itu membuatnya tetap bersyukur.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Nyonya Aas bilang, bahwa jarang yang bisa memilih hidup seperti dirinya dan suaminya. Tinggal di hutan, jauh dari kemewahan, dan hidup sederhana.

"Tapi ya ibu tanggung, karena enggak semua perempuan mau hidup seperti ini. Soalnya sudah diuji coba," terangnya.

 

Aas punya anak tiga. Anak pertama perempuan sudah sarjana lulusan UIN Bandung dan sudah menikah, sekarang ikut suami. Artinya tidak tinggal di hutan bersama orangtuanya. Anak keduanya kuliah di STKIP Pasunda, sedangkan anak ketiga sudah ketiga sudah lulus SMA dan akan melanjutkan kuliah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini