Share

Mengenal Westminster Abbey di London, Lokasi Upacara Pemakaman Ratu Elizabeth II

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Senin 12 September 2022 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 11 408 2665140 mengenal-westminster-abbey-di-london-lokasi-pemakaman-ratu-elizabeth-ii-kD8QM5BTvg.jpg Westminster Abbey Lokasi Pemakaman Ratu Elizabeth II (Dok Freepik)

LONDON - Westminster Abbey menjadi tempat upacara pemakaman Ratu Elizabeth II, dalam waktu kurang dari dua minggu sejak dia meninggal dunia.

Melansir London Post, Westminster Abbey merupakan gereja dengan arsitektur Gothic yang juga menjadi lokasi wisata terkenal di London.

Westminster Abbey saat ini berfungsi sebagai tempat penobatan dan pemakaman kerajaan.

infografis

Melansir laman resminya, Westminster Abbey menjadi tempat penobatan kerajaan sejak tahun 1066 dan telah menjadi fasilitas kerja untuk layanan keagamaan sejak abad ke-10.

Di balik kemegahannya, bangunan dari abad ke-13 yang terdaftar dalam UNESCO ini memiliki ruang rahasia yang sudah ditutup selama 700 tahun loh.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sejarah Westminster Abbey

Westminster Abbey telah menjadi tempat untuk beragam acara keraaan sejak tahun 1066 loh, termasuk 16 pernikahan kerajaan.

Satu di antaranya pernikahan Pangeran William dan Catherine Middleton yang diselenggarakan di sana.

Selain itu, Westminster Abbey juga menjadi lokasi pemakaman raja, negarawan, penyair, ilmuwan, pejuang, hingga musisi.

Melansir History, biarawan Benediktin pertama kali membangun rumah ibadah sekitar tahun 960 M di tepi Sungai Thames, sungai yang membelah kota London (saat ini dikenal sebagai Pulau Berduri).

Lalu, sekitar tahun 1040 Raja Edward I, yang kemudian dikenal sebagai St. Edward the Confessor, membangun istana kerajaannya di sebidang tanah di dekatnya.

Saat itu St. Edward merupakan seorang raja agama, sehingga memberkati dan memperluas biara.

Dia menugaskan pembangunan sebuah gereja batu bergaya Romawi yang besar untuk menghormati Santo Petrus Sang Rasul.

Sekitar dua puluh lima tahun kemudian, tepatnya pada bulan Desember 1065, gereja baru itu selesai dibangun.

Sayangnya, Edward I terlalu sakit untuk menghadiri upacara pentasbihan dan meninggal beberapa hari kemudian.

Gereja baru, Katedral St. Peter, kemudian dikenal sebagai “West-minster” untuk membedakannya dari St. Paul's Cathedral, gereja London terkenal lainnya yang disebut “East-minster”.

Biara Westminster asli bertahan selama hampir dua abad, tepatnya sampai pertengahan tahun 1200-an.

Penguasa saat itu yaitu Raja Henry III, kemudian memutuskan untuk membangunnya kembali dengan gaya gothic yang populer di era itu.

Meski direnovasi, sisa bangunan dari Edward I tetap ada, termasuk lengkungan bundar dan kolom pendukung undercroft, atau tempat tinggal biarawan asli.

Raja Henry III ingin membangun sebuah gereja yang cocok untuk penobatan dan penguburan para raja.

Hingga kemudian bangunan baru itu didedikasikan pada 13 Oktober 1269, dan struktur ini, meskipun dengan beberapa modifikasi.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini