Share

Intip Hutan yang Jadi Pemakaman Mobil Selama 70 Tahun, Peninggalan Perang Dunia II

Selasa 13 September 2022 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 12 408 2665693 intip-hutan-yang-jadi-pemakaman-mobil-selama-70-tahun-peninggalan-perang-dunia-ii-uY2Hi73e9O.jpg Hutan yang jadi pemakaman mobil di Chatillon, Belgia (Foto: Imgur/dustyoldthing.com)

PERNAH dengar pemakaman mobil? Ya, bukan cerita dongeng. Sebuah hutan di dekat Kota Chatillon, Belgia dipenuhi banyak bangkai mobil selama hampir 70 tahun. Lokasi ini dijuluki sebagai pemakaman mobil Chatillon.

Menurut cerita yang beredar, mobil-mobil tersebut adalah milik para tentara Inggris yang ditempatkan di dekat kota Chatillon selama Perang Dunia II. Mereka terpaksa meninggalkan mobil-mobil tersebut setelah jatuhnya NAZI.

Melansir dari Mirror, Selasa (13/9/2022), kondisi mobil yang ditinggal pemiliknya tersebut menarik perhatian banyak orang terutama para pencinta otomotif.

Mereka rela mengunjungi Chatillon, menyadari ada cerita yang tidak sesuai dengan apa yang mereka lihat di sana.

Kebanyakan mobil yang ditinggal tersebut adalah Pontiac Chieftain tahun 1953, Renault Dauphine dan Ford Thunderbird, dibuat jauh setelah jatuhnya Kekaisaran Ketiga (Rezim Nazi).

Penasaran dengan perbedaan antara narasi dengan kondisi mobil-mobil tersebut mendorong Ronan Glon untuk mengunjungi Chatillon.

Ia menemukan bahwa mobil-mobil tersebut ditinggalkan oleh tentara yang berangkat, bukan mereka yang bertempur selama peperangan.

Pemilik mobil-mobil tersebut adalah pasukan Kanada yang bertugas di dua pangkalan angkatan udara yang berjarak 161 km dari Chatillon, yang dibangun pada pertengahan abad ke-50 setelah pembentukan NATO.

Banyak dari mereka yang pindah ke kota Virton. Saat itu, kota tersebut masih berada di era keemasannya. Pasukan yang berdatangan ke kota tersebut membawa banyak uang, serta kecintaan pada es mengarahkan mereka untuk membangun gelanggang es, dan mobil-mobil besar Amerika.

Bengkel mekanik di Chatillon adalah satu-satunya yang tahu cara memperbaiki kendaraan besar. Namun, mesin Eropa dan Amerika tidak cocok di sini, jadi pemiliknya mulai mengumpulkan mobil Yankee tua untuk suku cadang.

Puncaknya, ada sekitar 500 mobil yang tersebar di sekitar Chatillon dan juga hutan.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

Ketika Presiden Perancis Charles de Gaulle mengumumkan bahwa negaranya akan meninggalkan aliansi pada pertengahan tahun 60-an, pasukan Kanada terpaksa meninggalkan kota untuk pergi ke pangkalan Jerman.

Meski tidak ada lagi permintaan suku cadang, pemilik garasi tetap menyimpannya sebagai koleksi yang memenuhi lahan kosong di hutan serta tanah di sekitar bengkelnya.

“Pemiliknya mulai menutup bisnisnya seiring bertambahnya usia, tapi dia tidak sepenuhnya pensiun. Mobil-mobil yang baru di tahun 1950-an sekarang menjadi mobil klasik dan koleksinya tersebut menarik perhatian dari Belgia dan dari beberapa negara tetangga,” jelas Ronan.

Ilustrasi

Toko itu masih dibuka ketika pemiliknya meninggal sekitar delapan tahun lalu.

Sayangnya, pengunjung yang ingin menjelajahi pemakaman mobil Chatillon harus kecewa. Mobil-mobil tersebut sudah dibersihkan dari hutan pada tahun 2010 karena asalan lingkungan, jadi hanya beberapa bagian mobil yang tersisa.

Mobil-mobil tersebut juga telah hancur karena elemen dan beberapa bagian mobil diambil oleh pengunjung sebagai kenang-kenangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini