Share

Dear Traveler, Selandia Baru Mulai Cabut Mandat Masker

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Rabu 14 September 2022 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 13 406 2666314 dear-traveler-selandia-baru-mulai-cabut-mandat-masker-1Ai7aFq0vu.jpg Ilustrasi traveling (dok Freepik)

SELANDIA BARU telah menghapus aturan pemakaian masker dan mandat vaksin pada Senin 12 September 2022.

Langkah ini mengakhiri beberapa aturan pandemi COVID-19 terberat di dunia sekitar dua tahun setelah diberlakukan.

Melansir Reuters, Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern memaparkan, sudah waktunya untuk dengan aman membalik halaman tentang manajemen COVID-19 negara.

Menurutnya rakyat kini sudah bisa hidup tanpa tindakan luar biasa yang sebelumnya digunakan.

"Akhirnya, alih-alih merasa bahwa COVID menentukan apa yang terjadi pada kita, hidup kita, dan masa depan kita, kita mengambil kembali kendali," terang Ardern.

infografis

"Untuk pertama kalinya dalam dua tahun kita dapat mendekati musim panas dengan kepastian yang sangat dibutuhkan warga Selandia Baru dan kebutuhan bisnis, membantu mendorong kegiatan ekonomi yang lebih besar yang penting bagi pemulihan ekonomi kita," sambungnya.

Seluruh persyaratan pemakaian masker telah dihapus, kecuali di fasilitas perawatan kesehatan dan perawatan lanjut usia.

Follow Berita Okezone di Google News

Hanya individu positif COVID-19 yang akan diminta untuk mengisolasi diri selama tujuh hari, sementara kontak rumah tangga tidak perlu lagi.

"Sementara itu semua mandat vaksin pemerintah juga akan dihapus pada 26 September," kata Ardern.

Pengusaha juga akan memutuskan apakah mereka memerlukan tenaga kerja mereka untuk divaksinasi atau tidak.

Pemerintah juga akan menghapus semua persyaratan vaksinasi untuk pelancong dan awak pesawat yang masuk.

Respons cepat Selandia Baru terhadap pandemi, aturan pandemi yang ketat, dan isolasi geografisnya membuat sebagian besar bebas dari virus hingga akhir tahun lalu.

Pemerintah mencabut kebijakan nol-COVID tahun ini setelah sebagian besar populasi divaksinasi. Sejak itu virus dibiarkan menyebar. Tercatat 1.950 kematian dan sekitar 1,7 juta kasus COVID-19 yang dikonfirmasi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini