Share

Siapa Presiden Amerika yang Pertama Tinggal di Gedung Putih? Simak Jawabannya

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 15 September 2022 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 13 406 2666829 siapa-presiden-amerika-yang-pertama-tinggal-di-gedung-putih-simak-jawabannya-vhlFdyD0r0.jpg Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat (Shutterstock)

GEDUNG Putih atau White House merupakan Istana Kepresidenan Amerika Serikat (AS) yang terletak di Pennsylvania Avenue, Washington DC. Lalu, siapa presiden AS pertama yang tinggal di Gedung Putih?

Gedung Putih merupakan kantor pemerintahan paling terkenal di dunia. Bangunan ini merupakan tempat kerja resmi sekaligus kediaman Presiden Amerika Serikat.

Memiliki enam lantai dengan mencakup total luas 55.000 kaki persegi. Gedung Putih menjadi gedung federal tertua di Washington.

 BACA JUGA:6 Negara dengan Pengguna TikTok Terbesar di Dunia, Indonesia Nomor 2 di Bawah Amerika

Gedung Putih dibangun sejak tahun 1792, pada masa pemerintahan George Washington, Bapak Pendiri Amerika Serikat sekaligus presiden pertama negara tersebut.

George Washington menandatangani Undang-Undang Kongres pada Desember 1790 yang menjadikan Gedung Putih sebagai kediaman resmi presiden Amerika.

Sebelum bangunan itu didirikan, sempat diadakan sebuah kompetisi publik untuk memilih dan menentukan desain kediaman presiden di Washington.

 

Dalam kompetisi itu, seorang arsitek Amerika keturunan Irlandia bernama James Hoban memenangkannya dan mendapatkan medali emas. Rancangannya itu berupa sebuah rumah besar bergaya Palladian. Hoban juga ikut dalam membangun gedung ini dan dibayar senilai lima ratus dollar AS.

 BACA JUGA:7 Destinasi Wisata Favorit Ratu Elizabeth II, dari Eropa hingga Afrika

Meski dibangun dan diselesaikan masa kepemimpinan George Washington, tapi dia bukan orang pertama. Presiden AS pertama yang menempati Gedung Putih adalah John Adams.

John Adams merupakan Presiden kedua Amerika. Pria yang juga dijuluki Bapak Pendiri AS sebelumnya merupakan wakil presiden dari George Washington.

Gedung Putih kemudian menjadi titik fokus federal dan terhubung dengan Gedung Kongres Amerika Serikat melalui Pennsylvania Avenue. Thomas Jefferson pernah mengadakan open house pada pelantikan pertamanya di tahun 1805.

 Presiden ketiga Amerika Serikat itu juga pernah membuka Gedung Putih untuk tur umum. Selama Jefferson menjabat, Gedung Putih didekorasi secara elegan dengan bergaya Louis XVI.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Pada abad ke-19, Gedung Putih menjadi simbol demokrasi Amerika. Gedung Putih dalam pikiran orang Amerika ialah bukan istana atau tempat presiden, melainkan sebuah kantor dan tempat tinggal sementara presiden untuk melayani rakyat. Presiden John Tyler menjadi orang pertama yang menandatangani Gedung Putih dan kemudian Preisden Theodore Roosevelt juga ikut mengukuhkan tanda tangannya. Nama White House sendiri diberikan oleh Presiden Theodore Roosevelt pada tahun 1901.

Gedung Putih memiliki 132 kamar, 32 kamar mandi, dan terdiri dari 6 lantai. Ruangan-ruangan itu digunakan sebagai ruang kerja dan tempat tinggal beberapa staf. Gedung Putih juga mempunyai 412 pintu, 147 jendela, 28 fire place, 7 tangga dan 3 lift.

 Ilustrasi

Gedung Putih menerima kunjungan wisatawan. Pada Selasa sampai Kamis, jadwal kunjungan mulai pukul 07.30 hingga 11.30. Sedangkan pada Jumat dan Sabtu, mulai pukul 07.30 hingga 13.30. Walau begitu, jadwal tur bisa berubah sewaktu-waktu.

Tur di Gedung Putih atau White House ini meliputi Ruang publik di Sayap Timur. Di setiap ruangan terdapat pemandu yang akan menjawab pertanyaan mengenai sejarah dan arsitektur di tiap-tiap ruangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini