Share

Dear Traveler, Ini Sederet Kemiripan Bosnia-Herzegovina dengan Indonesia

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 18 September 2022 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 16 406 2669039 dear-traveler-ini-sederet-kemiripan-bosnia-herzegovina-dengan-indonesia-881SztsvSQ.jpg Bosnia-Herzegovina (emerging-europe.com)

BOSNIA-Herzegovina mungkin belum begitu populer di kalangan traveler milenial atau anak zaman now. Tapi, bagi mereka yang sering melihat tayangan berita pada era 90-an, pasti pernah mendengar nama Bosnia dan Sarajevo.

Ya, saat perang berkecamuk di Bosnia pada 1992-1995, stasiun televisi dan koran di Indonesia sering menayangkan perkembangan berita konflik antaretnis tersebut.

 BACA JUGA: 5 Destinasi Wisata di Wales Britania Raya, Bikin Betah Berlama-lama

Bosnia-Herzegovina merupakan negara di semanjanjung Balkan di selatan Eropa yang beribukota Sarajevo. Jumlah penduduknya hanya 4 juta jiwa, tentu saja kalah jauh dibandingkan Indonesia yang mencapai 275,5 juta orang.

Bosnia-Herzegovina dan Indonesia punya hubungan bilateral yang baik. Indonesia termasuk negara yang mendukung kemerdekaan Bosnia pada 1992. Indonesia juga mengirim pasukan perdamaian ke Bosnia dan mendirikan masjid persahabatan di Sarajevo. Namanya Masjid Istiqlal.

 

Bosnia dan Indonesia punya beberapa kemiripan lho. Berikut ulasannya.

1. Bahasa Walikan

Jika di Indonesia khususnya di Malang dan Yogyakarta punya Asahab Kilab atau bahasa walikan yakni bahasa atau kata yang di balik, anak baru gede (ABG) Bosnia juga punya bahasa seperti itu untuk berkomunikasi. Namanya Šatrovački.

 BACA JUGA:5 Destinasi Wisata Paling Horor di Dunia, Berani Uji Nyali?

Šatrovački merupakan penukaran suku kata digunakan di negara-negara pecahan Yugoslavia. Mulanya Šatrovački digunakan oleh para penjahat untuk berkomunikasi, tapi bahasa ini sekarang makin membudaya di kalangan masyarakat khususnya anak muda Bosnia.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

2. Mayoritas Muslim

Seperti halnya Indonesia, rakyat Bosnia mayoritas beragama Islam dan sangat mudah menemukan masjid. Persentase penduduk Muslim di Bosnia mencapai 51 persen, sisanya Kristen Ortodoks 31 persen, Katolik Roma 15 persen, dan lainnya. Mereka hidup rukun.

Dulu Bosnia banyak Nasrani, kemudian pada abad ke-13 wilayah itu ditaklukkan oleh Turki Ustmani atau Ottoman sehingga banyak rakyatnya memeluk Islam.

Namun, konflik mengerikan terjadi pada era 90-an. Banyak Muslim di Bosnia dibantai atau mengalami genosida dengan dalih untuk menyatukan kembali Yugoslavia yang sudah terpecah.

 Ilustrasi

3. Gemar Pakai Kopiah

Warga Bosnia khususnya laki-laki gemar memakai peci atau kopiah hitam. Seperti halnya di Indonesia, peci hitam di Bosnia juga dianggap sebagai identitas. Tak hanya dipakai oleh muslim, non muslim pun biasa memakainya.

Pakai peci hitam diadopsi dari budaya Turki Ustmani. Pada era 1800, tokoh-tokoh Bosnia banyak yang mengenakan peci hitam. Hal itu kemudian membudaya jadi sebuah style masyarakat di Bosnia sampai sekarang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini