Share

7 Geopark Indonesia yang Resmi Masuk UNESCO, Terbaru Ada Lukisan Berusia 40.000 Tahun!

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Minggu 18 September 2022 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 16 408 2669192 7-geopark-indonesia-yang-resmi-masuk-unesco-terbaru-ada-lukisan-berusia-40-000-tahun-Q5dw5ircwU.jpg Geopark Maros Pangkep di Sulawesi Selatan (Instagram @geoparkmarospangkep)

SUDAH ada 7 geopark di Indonesia yang diakui UNESCO sebagai taman geologi dunia. Terbaru adalah Geopark Maros Pangkep, Sulawesi Selatan yang resmi masuk bagian dari UNESCO Global Park (UGG) berdasarkan hasil rapat dewan council UNESCO Global Geopark di Thailand.

Dengan masuknya Geopark Maros Pangkep, maka total sudah tujuh taman bumi di Tanah Air yang sudah jadi bagian dari geopark UNESCO. Geopark Maros Pangkep punya banyak keunikan di antaranya ada lukisan prasejarah diperkirakan berusia 40.000 tahun.

Geopark atau geological park adalah kawasan terpadu tunggal yang menyatukan keadaan geografi dimana situs dan bentang alam yang mempunyai makna geologi internasional, dikelola berdasarkan konsep perlindungan, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan.

Berikut 7 geopark di Indonesia yang sudah masuk dalam UNESCO Global Geopark :

1. Geopark Gunung Sewu, Yogyakarta

Geopark Gunung Sewu adalah kawasan perbukitan yang berada di antara Yogyakarta dan Pacitan. Daya tarik kawasan yang dikukuhkan pada 2015 ini berupa pemandangan alam dan berbagai peninggalan budaya paleolitikum-neolitikum.

Ilustrasi

Geopark Gunung Sewu

2. Geopark Batur, Bali

Geopark Batur di Bali menjadi geopark pertama di Indonesia yang ditetapkan UNESCO pada 2016. Selain Gunung dan Danau Batur yang indah, di geopark ini juga terdapat ras endemik anjing kintamani, dan berbagai pura serta situs sejarah.

3. Geopark Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat

Geopark Rinjani Lombok di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat ini masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Geopark yang masuk UGG pada 2016 ini identik dengan beragam flora dan fauna endemik. Bahkan, sebagian besar kawasan ini menopang kehidupan masyarakat di sekitarnya.

4. Geopark Ciletuh, Jawa Barat

Geopark Ciletuh adalah kawasan geopark yang terletak di Sukabumi dengan berbagai objek wisata menarik. Geopark yang diresmikan pada 2018 ini terdapat Curug Cikanteh, Panenjoan, Puncak Darma, Pulau Batik, dan lain-lain. Kawasan ini identik dengan bebatuan unik dan pemandangan yang indah.

5. Geopark Kaldera Toba, Sumatera Utara

Geopark Kaldera Toba di Sumatra Utara menjadi kawasan dengan danau terbesar di Indonesia. Kaldera Toba yang diresmikan pada 2020 ini juga memiliki kaitan geologis dan warisan tradisi yang tinggi dengan masyarakat lokal.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

6. Geopark Belitong, Kepulauan Bangka Belitung

Geopark Belitong di Bangka Belitung ini terkenal memiliki batu-batuan besar di bibir pantai, hutan mangrove, pantai pasir putih, hingga eks-rehabilitasi tambang timah. Kawasan yang diresmikan pada 2020 ini juga memiliki lanskap geologi Bangka Belitung yang unik. Tak heran menjadi rumah bagi berbagai flora dan fauna, seperti ikan hampala dan ikan toman.

Ilustrasi

7. Geopark Maros Pangkep, Sulawesi Selatan

Geopark Maros Pangkep di Sulawesi Selatan ini resmi diakui UNESCO pada 2022. Kawasan karst ini termasuk terbesar kedua di dunia.

Tak hanya itu, kawasan ini memiliki ratusan gua berisi lukisan prasejarah berusia 40.000 tahun. Geopark Maros Pangkep yang memiliki lanskap indah ini juga menjadi habitat jutaan spesies kupu-kupu.

Demikian 7 Geopark Indonesia yang diakui UNESCO yang tak banyak orang tahu. Kawasan satu ini bisa menjadi destinasi belajar mengenal budaya dan alam yang cocok bagi para petualang sejati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini