Share

Menikmati Keindahan Terbitnya Sang Surya di Gunung Bromo

Prisca Arianto, Jurnalis · Sabtu 17 September 2022 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 16 549 2668748 menikmati-keindahan-terbitnya-sang-surya-di-gunung-bromo-EoDu4anVJ6.jpg Ilustrasi Gunung Bromo (dok Freepik)

GUNUNG Bromo menjadi destinasi wisata yang bisa kamu jelajahi saat di Malang, Jawa Timur.

Gunung Bromo merupakan gunung api yang masih aktif di Indonesia.

Gunung yang memiliki ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut ini merupakan destinasi andalan Jawa Timur.

Wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo akan disambut oleh pemandangan yang indah. Apalagi melihat secara langsung indahnya sang surya terbit di ufuk timur Gunung Bromo, mungkin menjadi satu anugerah yang tak terhingga.

Paduan warna kuning, oranye, hitam dan biru yang dihasilkan oleh fenomena alam ini sungguh menjadi pemandangan yang menarik.

Gunung Bromo yang berada dalam kawasan Gunung Semeru ini, memang sudah terkenal hingga ke mancanegara.

Dikutip dari Indonesiakaya.com, Gunung ini dianggap suci oleh masyarakat Tengger, suku Tengger adalah suku yang mendiami wilayah Gunung Bromo.

Nama Bromo sendiri diambil dari nama dewa utama umat hindu yaitu Brahma.

Selama melakukan perjalanan menuju Gunung Bromo, kita akan disambut kawah pasir yang terbentang di sepanjang gunung.

Bila melakukan perjalanan menuju Bromo di pagi hari, kita akan disajikan oleh warna-warna indah yang berasal dari pasir yang terkena pantulan sinar matahari.

Pasir-pasir ini seolah berbisik saat tersapu oleh tiupan angin yang berhembus tenang saat pagi menyapa.

Sambil berjalan, kita bisa melihat beberapa bangunan yang berdiri di sekitar kawasan ini. Salah satunya adalah bangunan Poten.

Bangunan Poten adalah, bangunan kokoh yang berdiri di tengah pasir kawasan Gunung Bromo yang digunakan menjadi tempat beribadah oleh masyarakat Suku Tengger.

infografis

Arsitektur bergaya Hindu-Bali sangat melekat pada bangunan ini. Setiap pintunya dijaga oleh patung dengan bentuk singa yang terlihat menyeringai.

Patung-patung ini dimaksudkan untuk mengusir roh jahat yang akan mengganggu kawasan Gunung Bromo.

Bukan hanya menjadi tempat wisata, Gunung Bromo juga menjadi tempat digelarnya ritual keagamaan umat Hindu.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

Salah satu ritual yang digelar suku Tengger setiap tahunnya adalah ritual Yadnya Kasada.

Dikutip dari maioloo.com, Ritual Yadnya Kasada adalah sebuah upacara adat umat Hindu suku Tengger, yang diselenggarakan setiap tahun pada hari ke empat belas bulan Kasada.

Dalam ritual ini, masyarakat suku Tengger mempersembahkan sesajian berupa binatang ternak, dan makanan untuk para dewa yang mendiami gunung-gunung yang berada di kawasan ini, seperti Gunung Semeru, Batok, Bromo dan Pananjakan.

Berada di Kawasan Gunung Bromo dan menyaksikan keindahan alam yang disajikan memang menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Pasir yang eksotis, sunrise yang begitu indah, dan berinteraksi dengan masyarakat suku Tengger, tentunya membuat perjalanan menelusuri kawasan Gunung Bromo terasa begitu menyenangkan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini