Share

Pramugari Ungkap Kesalahan yang Sering Dilakukan Penumpang saat Menyimpan Koper di Pesawat

Sri Latifah Nasution, Jurnalis · Senin 19 September 2022 10:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 18 406 2669841 pramugari-ungkap-kesalahan-yang-sering-dilakukan-penumpang-saat-menyimpan-koper-di-pesawat-B60XJnhcoo.JPG Ilustrasi (Foto: iStock)

KEBANYAKAN pelancong bepergian hanya dengan membawa tas tangan untuk menghemat waktu dan uang. Seorang pramugari telah mengungkapkan kesalahan yang dilakukan penumpang saat menyimpan tas mereka di pesawat.

Melansir dari The Sun, maskapai penerbangan berbiaya rendah tidak hanya membebankan biaya kepada penumpang untuk check-in koper, tetapi maskapai telah kehilangan lebih banyak tas di musim panas ini.

Tas bepergian dan tas tangan mempunyai masalahnya tersendiri, yaitu memasukkannya ke dalam kabin.

Beberapa maskapai penerbangan telah membuat kabin mereka menjadi lebih besar, meskipun penumpang tidak menyadari bahwa mereka harus mengemasi koper mereka sedikit berbeda.

Infografis Perilaku Buruk Penumpang Pesawat

“Jika Anda beruntung berada di pesawat dengan penyimpanan baru dan lebih tinggi, Anda bisa memasukkan bagian rodanya terlebih dahulu, tetapi di bagian samping,” kata seorang pramugari, Heather Poole kepada Travel and Leisure.

Sebagian besar pengunjung berpikir bahwa mereka harus meletakkan koper mereka secara mendatar, tapi ini memakan lebih banyak ruang.

Pramugari lain mengakui bahwa mereka memiliki empati penuh dengan penumpang yang bingung karena aturan penerbangan yang berbeda.

Dalam sebuah video TikTok baru-baru ini, United Airline menjelaskan cara memasukkan koper, dengan mengatakan: “Kabin lengkap, jadi Anda bisa meletakkan koper Anda tegak seperti taco, bukan mendatar seperti hamburger,”

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

Jika Anda kesulitan dengan tas Anda, jangan meminta bantuan kru. Pramugari Jamila Hardwick menjelaskan bahwa mereka tidak diizinkan untuk membantu Anda meletakkan tas atau koper ke dalam kompartemen kabin.

Ia berujar pada Inside; "Kami tidak dibayar sampai pintu masuk ditutup. Jika kami terluka saat meletakkan tas itu di kabin, kami tidak bisa menganggapnya sebagai kecelakaan kerja,” katanya.

Namun, mereka mengaku akan tetap membantu dengan senang hati jika penumpang tersebut masuk kategori lanjut usia (lansia) atau memiliki keterbatasan fisik (difabel).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini