Share

4 Fakta Gelap 'Pabrik Bayi' yang Marak di Nigeria, Gadis Muda Dipaksa Hamil lalu Anaknya Diambil dan Dijual

Ratu Syra Quirinno, Jurnalis · Senin 19 September 2022 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 18 406 2669904 4-fakta-gelap-pabrik-bayi-yang-marak-di-nigeria-gadis-muda-dipaksa-hamil-lalu-anaknya-diambil-dan-dijual-tKqbS6a4Lp.JPG Wanita Nigeria dan bayinya korban human traficking (Foto: Aljazeera/Philip Obaji Jr)

4 FAKTA gelap 'pabrik bayi' yang marak di Nigeria menghebohkan publik. Pasalnya, mereka mempekerjakan para remaja wanita dengan membuat para wanita tersebut hamil, kemudian menjual bayinya setelah mereka melahirkan.

Nigeria, secara resmi Republik Federal Nigeria adalah sebuah negara berdaulat di Afrika Barat yang berbatasan dengan Benin di sebelah barat, Chad dan Kamerun di sebelah timur dan Niger di sebelah utara. Pesisir selatan negara tersebut berada di Teluk Guinea di Samudra Atlantik.

Lantas apa saja fakta gelap ‘pabrik bayi’ yang marak di Nigeria? Berikut ulasannya dibawah ini.

1. Mempekerjakan gadis remaja

Fakta gelap 'pabrik bayi' di Nigeria yang pertama mempekerjakan gadis yang masih remaja. Pemilihan wanita yang masih muda bertujuan agar mereka cepat menghasilkan bayi, karena usia yang relatif mudah untuk mengandung. Sehingga dipastikan pasti akan ada bayi yang bisa lahir dari rahim-rahim perempuan ini.

Infografis Negara dengan Paspor Terkuat


2. Dijebak dengan iming-iming pekerjaan

Fakta gelap 'pabrik bayi' di Nigeria berikutnya yaitu dijebak dengan iming-iming akan mendapatkan pekerjaan. Para perempuan ini ditipu dengan ditawari pekerjaan.

Konferensi pers oleh pihak berwenang menyebutkan bahwa para perempuan ini awalnya dijebak dengan ditawari pekerjaan bergaji tinggi di sebuah hotel.

Ternyata di hotel, mereka ini melayani lelaki yang juga dipekerjakan pihak hotel. Ada juga yang ditawari akan bekerja sebagai sales dengan penghasilan besar.

3. Dibanderol harga tinggi di pasar gelap

Pelaku menjaring perempuan berusia 15-28 tahun untuk menjadi budak seks. Jika nanti ada yang hamil, anak-anak yang dilahirkan akan dijual ke pasar gelap. Anak-anak ini dihargai hingga belasan juta per kepala. Untuk bayi laki-laki akan dihargai Rp19 juta, sedangkan bayi perempuan Rp13 juta.

4. Sudah berjalan beberapa tahun terakhir

Fakta gelap 'pabrik bayi' di Nigeria yang terakhir adalah ternyata kasus 'pabrik bayi' ini bukan kali pertama terjadi.

Bisnis seperti ini sudah marak di Nigeria selama beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, pada 2020 sebuah tempat berkedok klinik medis melakukan bisnis ilegal yang sama dengan modus dijanjikan sebuah pekerjaan dengan gaji besar.

Dalam pernyataannya, Direktur Jenderal NAPTIP, Sulaiman Ibrahim menyatakan keprihatinan atas meningkatnya kasus menggemparkan itu. Ia berjanji akan melakukan investigasi menyeluruh dan menyeret pelakunya ke pengadilan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini