Share

Turis Cantik Dilecehkan di Gili Trawangan, Sandiaga Uno Kutip Hadits Rasulullah

Antara, Jurnalis · Selasa 20 September 2022 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 406 2670925 turis-cantik-dilecehkan-di-gili-trawangan-sandiaga-uno-kutip-hadits-rasulullah-MjkcxESfpD.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Dok. Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan, perbuatan catcalling atau pelecehan berupa verbal terhadap wisatawan jelas mencemari citra dan reputasi pariwisata Indonesia yang dikenal ramah terhadap tamu.

Hal itu disampaikan Sandi menanggapi dugaan catcalling terhadap seorang turis cantik yang mengunjungi destinasi wisata Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), sehingga viral di platform TikTok melalui akun @miaerliana.

“Catcalling itu adalah tindakan yang jahat terhadap wisatawan atau siapa saja, biasanya lawan jenis. Misalnya di satu daerah ada seseorang yang disambut dengan siulan atau ucapan-ucapan seperti ‘hai cantik, mau dianterin gak?’ Atau 'minta dong nomor WA-nya (WhatsApp)', dan it's so super annoying,” kata Sandi dalam The Weekly Brief with Sandi Uno secara virtual.

Infografis Destinasi Super Prioritas

Sebagai seorang bapak yang memiliki dua anak perempuan, Sandiaga mengaku bisa merasakan apa yang dirasakan oleh wisatawan nusantara tersebut.

Dia menegaskan agar tak ada lagi yang boleh melakukan hal itu karena pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia baru saja bangkit.

“Tadi saja saya baru kasih hadis dari Rasulullah, bahwa: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya,” (HR. Bukhari). Jadi itu sudah ada haditsnya, kita harus memuliakan tamu, jangan di-catcalling, and please stop,” terangnya.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

Lebih lanjut, dikatakan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan pemerintah, asosiasi, dan dunia usaha di NTB yang bersepakat untuk memberikan edukasi kepada para pelaku pariwisata dan masyarakat setempat agar kejadian catcalling tak lagi terulang. Hal tersebut mempertimbangkan citra NTB yang juga menjadi destinasi pariwisata ramah muslim.

“Ini cuma kelakuan beberapa oknum yang harus kita berikan peringatan agar tidak diulang lagi,” kata Sandiaga.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini