Share

Ternyata Ini Alasan Pilot Lebih Memilih Terbang dengan Pesawat Penumpang ketimbang Kargo

Sri Latifah Nasution, Jurnalis · Rabu 21 September 2022 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 406 2671475 ternyata-ini-alasan-pilot-lebih-memilih-terbang-dengan-pesawat-penumpang-ketimbang-kargo-m3JcPOKQlK.JPG Pilot cantik asal Thailand, Capt. April Evelyn (Foto: Instagram/@aprilevelyn)

TERNYATA ini alasan pilot lebih memilih terbang dengan pesawat berpenumpang ketimbang kargo. Seorang pilot memiliki tanggung jawab menerbangkan pesawat beserta penumpangnya tiba ke tempat tujuan dengan selamat.

Dari ribuan maskapai berpenumpang yang ada di dunia, ternyata pilot lebih memilih terbang dengan membawa penumpang ketimbang maskapai kargo. Padahal asal tahu saja, berdasarkan pengakuan para pilot, terbang dengan kargo gajinya lebih besar ketimbang maskapai penumpang lho! Lantas apa alasannya?

Profesionalisme tentu dituntut banyak maskapai penerbangan yang ada di dunia terhadap para pilotnya. Melansir dari Quora, sebuah pertanyaan tentang alasan pilot lebih memilih terbang dengan maskapai penumpang ketimbang kargo memunculkan jawaban yang beragam.

Preferensi pekerjaan hanya dapat digeneralisasikan. Pilot maskapai umumnya berharap memiliki sedikit kendali atas kemana ia akan pergi.

Infografis Bagian Terlarang oleh Penumpang Pesawat

Siklus perekrutan pilot sangat berbeda. Pilot yang suka terbang di malam hari akan membawanya menjadi pengangkut kargo, sementara siang hari didominasi oleh pesawat penumpang.

Bagi seorang pilot, satu perbedaan besar antara pilot pesawat penumpang dan pilot pesawat kargo adalah pada daftar terbang. Akan terlihat berbeda jika Anda membandingkan daftar pilot yang mengoperasikan penerbangan kargo dan pilot lain yang mengoperasikan penerbangan penumpang.

Penerbangan penumpang biasanya point-to-point, sehingga meskipun pilot terbang ke kota yang jauh dari rumah, tugas selanjutnya adalah penerbangan pulang.

Sementara untuk penerbangan kargo memiliki banyak persinggahan untuk mengambil lebih banyak kargo. Jadi, ketika pilot mengoperasikan penerbangan ke benua lain, pilot akan turun dan penerbangan diambil alih oleh orang lain.

Pilot bisa beristirahat beberapa hari, namun belum bisa pulang. Pilot penerbangan kargo masih harus terbang ke kota lain sebelum seseorang kembali mengambil alih tugasnya. Ini akan berlangsung beberapa kali sebelum mendaftar penerbangan kembali ke rumah.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

Meski dibayar rata-rata lebih tinggi dari pilot pesawat penumpang, dalam penerbangan pesawat kargo, pilot tidak memiliki awak kabin yang melayani mereka, misalnya dalam hal makanan.

Pilot kargo harus mengambil sendiri makanannya yang berada di area tepat di belakang dek penerbangan dengan dapur. Hal ini bisa dilakukan seorang pilot kargo kecuali saat lepas landas dan mendarat, selama salah satu dari mereka selalu menerbangkan pesawat.

Para pilot pesawat kargo juga akan diberikan ‘Manifestasi Barang Berbahaya’ yang menakutkan. Makanan beku yang dikemas dalam es kering dianggap berbahaya, karena dapat meningkatkan kadar CO2 di kompartemen kargo dan menimbulkan risiko bagi hewan peliharaan di dalam pengangkut.

Infografis Fakta Unik Pesawat

Terkadang terdapat juga sejumlah kecil bahan radioaktif dan barang yang mudah terbakar, meskipun dalam jumlah yang terbatas.

Secara keseluruhan, pilot yang terbang untuk maskapai kargo dan pilot yang terbang untuk maskapai penumpang, memiliki lisensi yang sama persis, bersekolah di sekolah yang sama, dan memiliki persiapan dan keterampilan yang sama lho Okezoners!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini