Share

9 Tempat Ziarah Katolik Terbaik di Indonesia, Nomor 4 Megah Bernuansa India

Nurul Amanah, Jurnalis · Kamis 22 September 2022 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 406 2671830 9-tempat-ziarah-katolik-terbaik-di-indonesia-nomor-4-megah-bernuansa-india-J5aZ5Tg1un.JPG 9 tempat ziarah katolik terbaik di Indonesia, salah satunya Graha Maria Vennai Velangkanni (Foto: velangkanni.com)

9 TEMPAT ziarah Katolik terbaik di Indonesia ini bisa menjadi rekomendasi spot wisata rohani. Ziarah dapat menjadi pilihan ketika Anda bosan dengan wisata rekreasi yang itu-itu saja. Selain itu, Anda juga dapat mendekatkan diri kepada Tuhan melalui wisata ini.

Berikut 9 tempat ziarah Katolik terbaik di Indonesia yang dapat menjadi pilihan wisata ziarah yang damai bagi Anda.

1. Gua Maria Lourder, Kediri, Jawa Timur

Gua Maria itu sudah sangat terkenal di kalangan peziarah Katolik. Pada umumnya, orang lebih mengenal gua Maria Lourdes dengan nama gua Maria Puhsarang. Lantas, mengapa diberi nama Lourdes? Itu karena gua Maria tersebut merupakan imitasi dari gua Maria di Lourdes, kota di Prancis Selatan. Di kota aslinya, tinggi patung Bunda Maria ialah 1,75 meter, sedangkan di Desa Puhsarang, tingginya mencapai 4 meter.

2. Gua Maria Kerep, Ambarawa

Sekarang kita geser ke daerah Jawa Tengah. Bukan cuma umat Katolik, gua Maria tersebut juga cukup populer di kalangan pemeluk agama lain. Satu hal yang menonjol dan menjadi daya tarik gua Maria Kerep Ambarawa adalah patung Bunda Maria Assumpta yang menjulang tinggi.

Total tinggi patung tersebut ialah 42 meter (tinggi patung 23 meter dan tinggi penopang 19 meter).

Gua Maria Kerep sudah berdiri sejak 1954 berkat peran seorang Belanda yang bekerja sebagai pengelola kebun di lokasi tersebut.

Tempat Ziarah Katolik

(Foto: guamariakerepambarawa.org)

Pembangunan ini juga didasari oleh Surat Gembala Sri Paus pada 1954 yang menetapkan bahwa tahun tersebut sebagai tahun pengenangan 100 tahun dogma Maria Terkandung Tanpa Noda.

3. Gua Maria Lembah Karmel-Puncak

Salah satu Gua Maria di Indonesia yang populer sebagai tempat ziarah umat Katolik adalah Gua Maria Lembah Karmel yang terletak di Lembah Karmel, Cikanyere, Cipanas, Puncak.

Destinasi wisata religi satu ini juga terkenal sebagai tempat misa penyembuhan yang diadakan setiap minggu kedua dan keempat setiap bulannya. Dengan lingkungan taman yang asri, lokasi ziarah satu ini cocok menjadi destinasi wisata bersama keluarga.

4. Graha Bunda Maria Annai Velangkanni

Nah yang satu ini bentuknya cukup unik karena seperti kuil di India, meski lokasinya di Medan, Sumatera Utara. Nama gereja tersebut memang berasal dari bahasa India, Annai Velangkani Arokia Matha yang berarti bunda penyembuh. Di lantai dua gereja tersebut, Anda bisa melihat patung Annai Velangkanni bersama Yesus.

Patung tersebut didatangkan langsung dari India. Graha Bunda Maria Anna Velangkanni diresmikan pada 2005. Pembangunannya menelan biaya hingga Rp4 miliar. Konon katanya, setelah diresmikan, tepat di bawah patung Annai Velangkanni ditemukan mata air.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

5. Gua Maria Sendang Sriningsih

Di kawasan Prambanan, bukan hanya Candinya yang terkenal tapi tepatnya di desa Gayamharjo terdapat Gua Maria Sendang Sriningsih. Sendang Sriningsih sendiri ditemukan pada 1934 dan memiliki arti perantara rahmat Tuhan pada umatnya

Selain Gua Maria, di lokasi ziarah Katolik ini juga terdapat rute Jalan Salib yang dirancang dengan anak-anak tangga sepanjang 900 meter dan juga mata air yang dipercaya merupakan air suci yang mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit.

6. Palinggih Ida Kaniyaka Maria – Bali

Bali tak hanya identik dengan destinasi ziarah umat Hindu. Di pulau dewata ini juga terdapat lokasi ziarah umat Katolik yang terkenal.

Palinggih Ida Kaniyaka Maria

(Foto: gerejahkypalasari.com)

Berlokasi di Palasari, Palinggih Ida Kanikaya Maria atau yang berarti tempat suci Maria ini dibangun bersebelahan dengan Gereja Hati Kudus Yesus.

Seperti pada tempat ziarah Katolik umumnya, di lokasi ini juga terdapat Gua Maria dan jalan salib yang selalu diramaikan umat Katolik setiap menjelang perayaan Paskah setiap tahunnya.

7. Candi dan Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus

Berbeda dengan gereja pada umumnya, Arsitektur Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus ini justru lebih terlihat seperti tempat ibadah umat Hindu. Dengan bangunan gereja bergaya Joglo, di komplek gereja ini juga terdapat candi dengan ukiran batu.

8. Sumur Kitiran Mas – Gereja Santa Maria Assumpta Pakem

Sumur kitiran Mas berada di dalam sebuah gereja sederhana, Gereja Santa Maria Assumpta Pakem di Jogjakarta. Terdapat dua sumur di dalam gereja ini, salah satu berdiameter 20 cm, dan lainnya berdiameter 70 cm, lengkap dengan alat timba-nya.

Air yang berasal dari sumur ini bisa langsung diminum meski tak dimasak terlebih dahulu dan wajib masuk dalam daftar ziarah Anda saat berkunjung ke daerah Jogjakarta, khususnya Kaliurang.

9. Sendangsono – Yogyakarta

Sendang sendiri memiliki arti mata air, dan sono melambangkan pohon sono dikarenakan mata air ini berada di bawah pohon sono.

Pada 1904, terdapat peristiwa dimana Romo Van Lith datang dan membaptis 173 warga Kalibawang dengan air sendang yang membuat tempat ini kini menjadi destinasi ziarah umat Katolik. Peristiwa ini tergambar pada relief yang ada pada salah satu kapel dalam kompleks Gua Maria Sendangsono.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini