Share

Makin Sejahtera, Driver Ojol Kini Bisa Jadi Pegawai Tetap hingga Pilot Loh!

Putra Tangguh Salsabil, Jurnalis · Kamis 22 September 2022 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 406 2671898 makin-sejahtera-driver-ojol-kini-bisa-jadi-pegawai-tetap-hingga-pilot-loh-Yuc3b0mwXA.JPG Driver ojek online (Foto: Instagram/@airasiasuperapp)

PLATFORM ojek online alias ojol dewasa ini kian menjamur. Ojol menjelma jadi salah satu pilihan transportasi favorit karena praktis dan relatif murah.

Dengan adanya layanan ojek online, pelanggan hanya perlu memesan melalui smartphone mereka dan menunggu driver mereka menjemputnya.

Meski menjadi driver online kadang dipandang sebelah mata, tapi sebenarnya mereka bisa mendapatkan pendapatan hingga Rp20 juta dalam satu bulan lho, belum lagi keuntungan lainnya.

Sebut saja Airasia Ride, yang akhir-akhir ini mulai menanjak karena penawaran yang mereka berikan terhadap driver yang mendaftar ke platform itu. Bisa dibilang drivernya bakal dimanjakan oleh tunjangan dan benefit menggiurkan lainnya.

Driver Ojol di Indonesia

“Ketika driver kami tergabung dalam ekosistem Capital A yang lebih besar dengan bergabung menjadi pekerja full-time, mereka akan mendapatkan keuntungan, seperti pekerjaan lebih stabil, pendapatan bulanan, dan kehidupan lebih baik. Ini tentang nilai tambah pada hidup dan jejang karier mereka, dari driver e-hailing, mereka bisa menjadi awak kabin, pilot, analisis data, digital marketer, dan bagian dari perusahaan, langit adalah batasnya," ungkap CEO Capital A, Tony Fernandes dikutip laman resmi AirAsia baru-baru ini.

Selain Airasia Ride, ada pula platform driver online yang menetapkan driver mereka menjadi pegawai tetap, seperti Uber dan Deliveroo.

Pada 2019, Uber sempat keberatan akan kebijakan menetapkan driver sebagai karyawan tetap. Lantaran harus membayar driver yang hanya menunggu pelanggan dan duduk diam.

Deliveroo juga menetapkan bahwa driver mereka akan mendapatkan gaji, cuti dan bayaran saat liburan, sama halnya seperti karyawan tetap mereka. Akan tetapi semua ketetapan itu baru berlaku di beberapa negara saja seperti Inggris, Belanda, Spanyol, dan Malaysia.

Apa kabar Indonesia?

Sejauh ini, di Indonesia belum ditemukan kebijakan serupa. Namun sejumlah penyedia layanan ojol di Tanah Air masih terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait perubahan tarif hingga permintaan driver untuk dijadikan karyawan tetap.

Sebab, hubungan yang terjalin di lapangan bukan semata-mata hanya sebatas mitra, namun juga karyawan. Mungkinkah semua itu terwujud di negeri ini?

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini