Share

Misteri Arca Domas di Bogor, Jejak Peninggalan Pajajaran dan Makam Tentara Nazi

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 22 September 2022 21:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 406 2672104 misteri-arca-domas-di-bogor-jejak-peninggalan-pajajaran-dan-makam-tentara-nazi-KaXCSiP0wU.jpg Arca Domas di Bogor, Jawa Barat (Youtube SindangBarang EO)

BOGOR, Jawa Barat termasuk destinasi wisata favorit turis. Selain menyajikan pemandangan alam, Bogor juga menyimpan peninggalan sejarah seperti Arca Domas, situs peninggalan prasejarah yang penuh cerita mistis.

Arca Domas terletak di kaki Gunung Salak, Desa Tapos I, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Jumlah Arca Domas diyakini ada banyak, namun kini hanya tersisa lima saja.

Konon patung Arca Domas dihinggapi oleh roh-roh orang yang sudah mati. Kemudian roh itu bersatu dengan Batara Tunggal, yakni dewa utama dalam kepercayaan suku Baduy atau Urang Kanekes.

 BACA JUGA:40 Tempat Wisata di Bogor yang Hits dan Terbaru Wajib Dikunjungi

Peneliti dari Eropa seperti Blume, Koolhoven, dan Koorders pernah mengunjungi Arca Domas yang terletak di sebuah bukit berteras di hulu Sungai Ciujung.

Ada juga yang menyebutkan Arca Domas adalah nama batu yang berjajar atau tersusun rapi. Keberadaanya konon sudah ada sejak zaman Megalitikum. Tapi belum diketahui secara jelas fungsi dan apa tujuannya dibuatnya batu tersebut.

 

Masa ke masa berubah. Area Arca Domas pun dulunya juga sempat dijadikan tempat para penasihat Kerajaan Pajajaran berunding serta bermusyawarah untuk menyusun strategi, khususnya dalam menghadapi musuh.

Sebagian masyarakat kini masih ada yang percaya, bahwa Arca Domas memiliki kekuatan tersendiri. Setiap tahunnya terdapat salah satu komunitas yang dinamakan Talaki, kerap menggelar acara Nyajen atau memberikan sesajen di area tersebut.

 BACA JUGA:15 Tempat Wisata di Bogor, Cocok Banget Buat Usir Penat dan Refresh Otak

Nyajen sendiri merupakan ritual adat Sunda yang sudah ada sejak turun temurun. Namun dewasa ini, hanya beberapa kelompok saja yang masih melakukannya.

Sementara terdapat sejarah lain menyebutkan,kini tempat di mana Arca Domas itu ditemukan, diubah menjadi komplek pemakaman tentara Nazi. Pasukan asal Jerman itu meninggal dunia di Indonesia, setelah kedatangannya ke bumi Nusantara pada 1945 silam.

Usut punya usut, tentara Nazi itu mati akibat kelaparan, busung lapar, hingga terkena berbagai penyakit. Akibatnya nyawa mereka terenggut, dan jenazahnya dikuburkan di sekitar kaki Gunung Pangrango.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

Ada sekitar 10 makam tentara Nazi yang dikuburkan, yaitu nama-namanya yang disebabkan antara lain Hermann Tangermann, H. Haake, W. Martens, Eduard Onnen, Willi Schlummer, W. Martens, Friedrich Steinfeld, dan Willi Petschow. Sementara itu, terdapat dua nisan lain yang jasadnya tidak dikenali.

Lebih lanjut, sebelum menjadi area pemakaman, lokasi tersebut diketahui merupakan kebun teh dengan luas 900 hektar. Di mana kebun itu dimiliki oleh dua warga Jerman bernama Theodor Hellferich dan Emil.

 Ilustrasi

Dua bersaudara ini membangun monumen pada 1914 silam, yakni untuk memperingati tentara Jerman yang dilenyapkan oleh para tentara Inggris dalam sebuah pertempuran di wilayah Asia Tenggara.

Sampai saat ini makam-makan tersebut masih terawat dengan rapi. Berdasarkan informasi, biaya perawatan diberikan oleh pemerintah Jerman melalui kedutaan besarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini