Share

Intip Pulau di Jepang yang Haram Dikunjungi Wanita, Apa Alasannya?

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 22 September 2022 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 408 2672156 intip-pulau-di-jepang-yang-haram-dikunjungi-wanita-apa-alasannya-fVIkGs1Ea3.JPG Pulau Okinoshima, Jepang (Foto: Creative Commons via independent.co.uk)

BERWISATA ke pulau jadi salah satu pilihan terbaik untuk relaksasi. Namun bagaimana jika ada pulau yang melarang wanita berkunjung?.

Ternyata ada satu pulau di Jepang yang melarang wanita untuk berkunjung. Yap Pulau Okinoshima terletak di lepas pantai pulau paling selatan Jepang, Kyushu.

 BACA JUGA:7 Layanan Paling Aneh di Jepang, Jasa Hapus Air Mata hingga Tidur di Bokong Cewek

Tak disangka Pulau Okinoshima yang melarang wanita berkunjung telah masuk dalam warisan dunia UNESCO. Hanya pria yang dapat berkunjung ke pulau tersebut.

Berkunjungnya pun tidak setiap saat, hingga 200 orang diizinkan hanya sekali dalam setahun pada 27 Mei.

Bukan tanpa alasan, kunjungan tersebut untuk menghormati pelaut yang tewas dalam pertempuran laut di dekatnya selama perang Rusia-Jepang pada Mei 1904.

 BACA JUGA:5 Fakta Unik Wanita Jepang yang Bikin Pria Makin Cinta, Nomor 4 Peluang Buat Jomblo

Apa alasan wanita dilarang masuk?

Menurut The Guardian, alasan pelarangan wanita tidak pernah diumumkan secara terbuka. Namun ada satu teori yang meluas dari budaya Jepang, yaitu kepercayaan Shinto bahwa darah menstruasi tidak murni.

Okinoshima adalah rumah bagi banyak koleksi artefak yang membuktikan pentingnya sebagai pusat awal pertukaran internasional. Pulau seluas 97 hektar (240 acre) dihiasi tiga terumbu karang di sekitarnya dan ada 80.000 item harta nasional terdapat di pulau itu.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Termasuk cermin dari Dinasti Wei Cina, cincin emas dari semenanjung Korea dan pecahan mangkuk kaca dari Persia.

Meskipun banyak tawaran atau pertanyaan dari agen perjalanan, tapi larangan pariwisata dan kunjungan bagi perempuan akan tetap berlaku.

 Ilustrasi

"Kami tidak akan membuka Okinoshima untuk umum bahkan jika itu tertulis dalam daftar warisan budaya UNESCO, karena orang tidak boleh mengunjungi karena penasaran,” kata Takayuki Ashizu, Pendeta atau Kepala imam di Munakata Taisha.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini