Share

Alasan Mengapa Harus Telanjang saat Berendam di Onsen, Saling Pandang Sudah Biasa

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Jum'at 23 September 2022 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 408 2672570 alasan-mengapa-harus-telanjang-saat-berendam-di-onsen-saling-pandang-sudah-biasa-E3Wz0tfqNT.JPG Onsen, berendam tanpa busana di Jepang (Foto: Live Japan)

ALASAN kenapa warga Jepang berani berendam dan telanjang bersama saat di Onsen memang menarik dikupas. Negara Sakura dikenal memiliki beragam kebudayaan dan kebiasaan unik.

Tentu saat berkunjung ke Jepang jangan sampai melewatkan hal-hal unik tersebut. Salah satunya adalah kebiasaan warga Jepang berendam di Onsen.

Onsen adalah sumber air panas atau pemandian air panas tradisional di Jepang. Berendam di tempat ini bukanlah seperti aktivitas berendam pada umumnya.

Sebab, terdapat beberapa aturan yang wajib dipahami saat hendak berendam dalam onsen. Mulai dari aturan membersihkan diri sebelum berendam hingga aturan menanggalkan baju alias telanjang.

Ya, di Onsen semua orang harus berendam dengan telanjang. Bahkan, saat berendam diwajibkan untuk berendam bersama dengan pengunjung lainnya, sehingga saling memandang di antara mereka sudah jadi hal lumrah. Meski begitu, area untuk wanita dan laki-laki terpisah.

Tradisi Seks Bebas Kamboja

Hal ini diketahui telah menjadi tradisi turun-temurun yang telah ada sejak zaman dulu. Sehingga, aktivitas telanjang saat berendam dalam Onsen bukan hal yang tabu.

Namun, apa alasan warga Jepang berendam berani berendam dan telanjang bersama saat di Onsen? Untuk mengetahuinya, simak penjelasannya berikut ini.

Onsen diketahui telah eksis menjadi tradisi di Negeri Sakura sejak 1.000 tahun silam. Saat berendam di Onsen umumnya anak-anak yang sudah bisa berjalan diajak berendam bersama. Demikian mengutip laman BBC.

Anak-anak itu secara otomatis akan belajar tentang tubuh yang telanjang bukan hal yang perlu dipermalukan. Setiap bentuk dan ukuran tubuh, bekas luka, stretch mark, dan ketidaksempurnaan yang ada diterima.

Menurut ekspatriat asal Prancis, Stephanie Crohi, Onsen adalah tempat di mana setiap orang dapat datang dengan ketidaksempurnaan diri dan tak ada yang peduli. Dengan begitu, anak-anak dapat belajar menerima perbedaan dan tak memperdulikan bentuk tubuh orang lain.

Tak hanya itu, Onsen juga ada hubungannya dengan hierarki menghargai usia dan berpengalaman yang melekat pada budaya Jepang. Budaya yang terkenal memberikan rasa segan dan lebih menghormati pada orang yang lebih tua atau lebih berpengalaman ini akan luntur seiring melepaskan pakaian.

Infografis Negara Penghasil Wanita Cantik di ASEAN

Sebab, saat menanggalkan pakaian berarti melepas status sosial maupun senioritas. Filosofi ini dikenal dengan 'Hadaka No Tsukai' yang memiliki arti hubungan yang terbuka.

Saat telanjang, tak seorangpun yang mengetahui ikhwal status, kedudukan, bahkan jabatan pengunjung lain. Mereka tak ada yang tahu mana yang termasuk orang kaya, orang miskin, bos, karyawan dan lainnya. Pasalnya, semua dianggap sama, setara, dan sederajat.

Tak heran, orang yang berendam bersama dalam Onsen menjadi semakin akrab. Baik itu rekan kerja, teman dekat, atau pastinya keluarga.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini