Share

3 Negara yang Penduduknya Punya Gaya Hidup World Life Balance Terbaik di Dunia

Ajeng Wirachmi, Jurnalis · Senin 26 September 2022 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 25 408 2674461 3-negara-yang-penduduknya-punya-gaya-hidup-world-life-balance-terbaik-di-dunia-vAwq4huFLZ.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

WORK life balance merupakan gaya hidup yang harus dimiliki oleh setiap orang, terutama bagi mereka yang bekerja. Istilah ini memiliki arti kemampuan individu dalam menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dan hal lain di luar pekerjaan.

Di Indonesia, kesadaran work life balance memang belum tinggi padahal hal tersebut penting untuk tetap menjaga daya tahan tubuh.

Ada 3 negara di dunia yang memiliki gaya hidup work life balance terbaik. Berikut informasinya.

 BACA JUGA:5 Destinasi Honeymoon Terbaik saat Musim Dingin, Bikin Cinta Makin Membara

Italia

Italia merupakan negara pertama yang memiliki gaya hidup world life balance terbaik di dunia. World Economic Forum (berdasarkan data OECD) menyebut, negara ini memiliki skala 9,4 dari 10 yang berarti hampir sempurna.

Sementara itu, OECD atau Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi menginformasikan bahwa hanya ada 3% karyawan yang bekerja selama berjam-jam dan mendapat bayaran.

 

Masyarakat Italia sebagian besar menghabiskan 16,5 jam untuk urusan pribadi dan rekreasi. Bagi mereka, semakin panjang jam kerja yang dijalankan, maka akan semakin sedikit pula waktu yang dihabiskan untuk kegiatan lainnya, termasuk berkumpul bersama teman dan keluarga.

Pemerintah Italia juga semaksimal mungkin menciptakan iklim kerja yang fleksibel dan mampu mendukung para karyawannya, apalagi untuk para orangtua yang harus membagi antara pekerjaan kantor dan rumah.

 BACA JUGA:5 Destinasi Glamping Terbaik Asia Tenggara, Nomor 1 Punya Indonesia Tiada Lawan!

Denmark

Jerman menduduki posisi kedua dalam jajaran yang memiliki gaya hidup world life balance paling baik di dunia dengan skala 8,6. Hanya sekitar 2% karyawan Denmark yang bekerja secara teratur dengan jam kerja panjang, padahal standar yang dipatok OECD adalah 13%.

Masyarakat Denmark biasanya menghabiskan 16 jam dari waktunya untuk tidur, makan, dan bersosialisasi, serta rekreasi bersama orang-orang terdekat.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Hasil studi menyebut, 96% masyarakat Denmark mengaku memiliki kerabat atau teman yang bisa diandalkan ketika sedang dalam masa sulit. Sementara itu, 86% masyarakat Denmark aktif terlibat dalam proses politik dan partisipasi pemilihan.

Masyarakat Denmark menganggap kunci kehidupan bahagia adalah memprioritaskan hidup di atas pekerjaan. Pun saat sedang bekerja, karyawan dapat menikmati fleksibilitas tinggi yang diberikan oleh perusahaan.

 Ilustrasi

Norwegia

Di posisi ketiga ada Norwegia yang memiliki skala 8,6. Karyawan di Norwegia hanya menghabiskan sekitar rata-rata waktu 42,9 jam per minggu di tempat kerja. Oslo, menjadi kota yang dirasa paling nyaman untuk menerapkan kehidupan work life balance di Norwegia.

Mengutip dari laman Outlook, karyawan di kota ini biasanya menerima tunjangan liburan tahunan selama 25 hari.

Selain itu, fasilitas kesehatan, kualitas udara, dan kualitas ekonomi yang baik juga menjadi nilai plus bagi Oslo.

Adapun sektor yang berkembang pesat di kota ini adalah industri energi dan lingkungan, bidang ilmu sosial, dan teknologi informatika.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini