Share

Gawat! Kasus Corona 'Meledak' di Bandara dan Stasiun Kereta Api, Klaster Baru Bermunculan

Antara, Jurnalis · Selasa 27 September 2022 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 406 2675036 gawat-kasus-corona-meledak-di-bandara-dan-stasiun-kereta-api-klaster-baru-bermunculan-Pof70RspDp.JPG Suasana Bandara Baiyun, Guangzhou, China (Foto: ANTARA/M. Irfan Ilmie)

BANYAK kasus positif Covid-19 ditemukan di bandar udara (bandara) dan stasiun kereta api di China menjelang musim liburan hari nasional.

Bahkan sejumlah jadwal penerbangan dibatalkan yang disebabkan oleh munculnya klaster-klaster baru di beberapa kota.

Di terminal kedatangan Bandara Internasional Baiyun, Guangzhou, pada Minggu, 25 September 2022 sore, tempat tes PCR dihiasi antrean panjang.

"Kalau mau yang gratis di sini, yang bayar di sana," kata seorang sopir taksi setibanya di bandara ibu kota Provinsi Guangdong di wilayah selatan China itu.

Infografis Bandara Terbengkalai di Dunia

Provinsi Guangzhou, Provinsi Jiangsu, Kota Shanghai, Provinsi Zhejiang, dan beberapa provinsi lainnya mempersyaratkan hasil negatif tes PCR yang berlaku selama 48 jam sebelum keberangkatan.

Setibanya di bandara atau stasiun tujuan, para penumpang pesawat atau kereta api masih diwajibkan tes PCR lagi.

Di tempat-tempat tes itulah banyak ditemukan kasus positif baru, tulis media setempat. Tempat tes juga didirikan di pintu-pintu tol, seperti di Yiwu, Provinsi Zhejiang, yang terdapat puluhan unit.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Jumlah pemudik pada libur sepekan hari nasional mulai 1 Oktober 2022 mendatang diperkirakan lebih banyak dibandingkan dengan libur pertengahan musim gugur pada September yang berlangsung hanya tiga hari.

Penerbangan menuju Guangzhou paling banyak diminati sebagaimana aplikasi daring agen perjalanan Umetrip.

Lebih dari 60 persen jadwal penerbangan di China dibatalkan sejak Rabu, 21 September 2022. Badan Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC) menyatakan bahwa pembatalan tersebut disebabkan munculnya kasus baru Covid-19. CAAC juga menyatakan bahwa situasi penerbangan akan segera normal kembali.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini