Share

Deretan Pakaian Tradisional dari Berbagai Negara, Nomor 3 Ada Sejak 5.000 Tahun Lalu

Risa Maharani Putri, Jurnalis · Selasa 27 September 2022 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 406 2675137 deretan-pakaian-tradisional-dari-berbagai-negara-nomor-3-ada-sejak-5-000-tahun-lalu-D35IxLBBJ3.jpg Wanita Jepang mengenakan kimono (Instagram @sincere_ap47_official)

TERDAPAT beragam jenis pakaian tradisional dari berbagai negara di dunia. Bahkan di antaranya ada yang menjadi tren pakaian. Pakaian-pakaian tradisional tersebut memiliki keunikan masing-masing dan identik dengn warna-warna yang cerah.

Berikut 5 pakaian tradisional dari berbagai negara.

1. Hanbok

Hanbok merupakan pakaian tradisional Korea. Pakaian ini sudah dibuat sejak zaman Dinasti Joseon. Pada zaman dulu biasanya hanbok digunakan sebagai pakaian sehari-hari. Desain baju dengan rok melebar memudahkan aktivitas masyarakat Korea pada zaman dulu.

Hanbok memiliki warna-warna yang cerah. Warna-warna tersebut dipercaya untuk mengusir roh jahat. Pakaian ini memiliki 3 lapisan yakni sog-ot, chi-ma, dan jeo go-ri.

 Ilustrasi

Hanbok (ANTARA)

Pada era modern saat ini, hanbok digunakan di beberapa acara besar seperti festival, pernikahan, Chuseok (hari panen raya), Seolla (tahun baru China/hari raya China), dan masih banyak lagi.

Kini banyak hanbok yang didesain mengikuti era saat ini. Warna-warna dan cara pemakaian menjadi lebih beragam.

2. Kimono

Kimono sudah ada sejak tahun 710 pada masa Nara di Jepang, kemudian berlanjut ke masa Helan. Nama Kimono berasal dari kata 'ki' yang berarti pakai dan 'mono' yang berarti barang. Penggunaan Kimono dibedakan berdasarkan usia pemakainya. Pakaian tradisional Jepang ini dibuat menyesuaikan kegiatan si pemakai.

 BACA JUGA:Unik ! Ini 4 Daerah di Indonesia yang Punya Tradisi Wanita Meminang Pria

Contohnya kimono menggunakan kain katun dan sutra untuk dijadikan baju adat resmi atau untuk menghadiri upacara. Kemudian untuk aktivitas sehari-hari biasanya menggunakan kain katun yang tipis.

Kimono juga memiliki beberapa jenis yaitu yukata, furisode, komon, hikizuri, kimono untuk pengantin, iromuji, dan kimono untuk pria.

 

3. Sari

Sari adalah kain tradisional khas India. Kain ini dianggap sebagai salah satu bentuk garmen yang tertua di dunia yang sudah ada selama lebih dari 5.000 tahun.

Sari atau saree ini memiliki panjang 4-8 meter yang melilit tubuh bagian bawah hingga ke bagian atas dan sisanya dibiarkan tergerai. Selain itu, terdapat 100 cara mengenakan kain ini.

Saree memiliki warna-warna yang cantik dan cerah. Warna-warna tersebut memiliki arti tersendiri. Bukan hanya itu, kain saree juga mempunyai motif-motif indah yang mengandung makna tertentu. Saat ini saree masih sering digunakan oleh masyarakat India sebagai pakaian sehari-hari.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

4. Chut Thai

Chut Thai merupakan pakaian tradisional khas Thailand. Pakaian ini identik dengan kain bermotif dan warna yang cerah. Chut Thai terdiri dari bagian pha nung atau gaun dan pha biang yakni kain panjang yang menutupi dada. Wanita Thailand juga bisa mengenakan blus dan bawahan bernama pha chung hang.

Chut Thai diperkenalkan kepada publik pada tahun 1964 dan terbagi dalam dua jenis yaitu untuk pria dan perempuan. Pakaian tradisional Thailand ini pernah dipakai oleh Lisa Blackpink di video musik bertajuk ‘LALISA’.

 Ilustrasi

5. Sarafan

Sarafan merupakan gaun klasik asal Rusia. Pada zaman dahulu, pakaian tradisional ini digunakan sebagai pakaian sehari-hari oleh masyarakat Rusia dari abad 18 hingga abad 20. Model gaun ini lebar sehingga nyaman digunakan.

Sarafan juga sering dipadukan dengan topi baja (headpiece) yang bernama kokoshnik dengan rambut dikepang.

Di era modern ini, sarafan sudah banyak dimodifikasi menyesuaikan zaman. Sarafan dibuat menjadi lebih sederhana dan mengurangi aksen rok bervolume agar nyaman digunakan sehari-hari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini