Share

Mengenal Mangokal Holi, Tradisi Memindahkan Tulang Belulang Leluhur Suku Batak

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 27 September 2022 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 406 2675282 mengenal-mangokal-holi-tradisi-memindahkan-tulang-belulang-leluhur-suku-batak-xwXdqIdMvh.jpg Mangokal holi tradisi sakral suku Batak (Youtube Pesona Samosir)

SUKU Batak di Sumatera Utara sangat menghormati leluhurnya. Mereka punya tradisi khusus pemindahan tulang belulang dari kuburan leluhur lalu di tempatkan ke lokasi lebih tinggi. Namanya Mangokal Holi.

Mangokal Holi awalnya berasal dari kultur Batak pra-Kristen. Tradisi ini dianggap sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua atau leluhur yakni dengan meninggikan posisi tulang-belulang di atas tanah, khusunya di bukit yang tinggi dengan batu yang keras.

 BACA JUGA:Mengenal 5 Urutan Marga Batak Beserta Sebarannya

Upacara Mangokal Holi memiliki arti menggali kubur, salah satu ritual sakral bagi masyarakat Batak Toba. Mangokal Holi prosesnya panjang, mulai dari penggalian hingga pesta. Bisa memakan waktu berhari-hari.

Selama proses penggalian sampai pesta akan dimanfaatkan untuk memperkuat kekerabatan dari generasi tertua sampai termuda.

 

Mangokal Holi bertujuan untuk mendapatkan Hagabean, Hasangapan dan Hamoraon (panjang umur,

kehormatan, dan kekayaan). Meskipun zaman terus berubah namun tradisi ini tetap dipertahankan hingga saat ini.

 BACA JUGA:Daftar Harga Uang Sinamot di Pernikahan Adat Batak Berdasarkan Pendidikan dan Profesi

Selain itu, upacara ini bertujuan untuk mengeratkan tali kekerabatan di antara keluarga atau marga. Tali kekerabatan yang begitu kuat dan erat tersebut termanifestasikan melalui horja.

Tidak kalah pentingnya di dalam horja terdapat holong yang memiliki makna kasih sayang. Hal ini tercermin ketika seluruh keluarga menari tor-tor bersama serta saling memberikan salam dan memegang pipi.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Upacara mangokal holi pun menjadi wadah untuk membahagiakan orang

tua serta tempat berkumpul semua generasi marga, sehingga memungkinkan untuk saling mengenal satu sama lain, mengenalkan silsilah keluarga besar, sarana edukasi adat Batak dan sebagainya.

Ilustrasi

Selain sebagai suatu kewajiban, ternyata upacara ini pula sebagai sarana untuk mengangkat martabat sebuah marga. 

Melalui upacara inilah hasangpon dapat tercapai dan sebagai bukti sah bahwa seseorang telah menjadi suku Batak yang mendatangkan kemuliaan bagi marganya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini