Share

3 Tempat Wisata Bandung Dikenal Horor, Kerap Muncul Penampakan Bikin Merinding

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 26 September 2022 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 408 2675083 3-tempat-wisata-bandung-dikenal-horor-kerap-muncul-penampakan-bikin-merinding-jdkev99zFd.JPG Gua Jepang, Dago Pakar, Kota Bandung, Jawa Barat (Foto: Instagram/@destyzulfanabila)

BANDUNG menjadi salah satu wilayah di Jawa Barat yang dikenal dengan berbagai destinasi wisata menariknya. Mulai dari wisata alam, sejarah hingga kekinian. Tapi ada beberapa spot dianggap angker lho.

Namun, destinasi wisata yang dianggap angker punya cerita mistis yang kuat malah menjadi daya tarik menarik untuk para wisatawan.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini tiga destinasi wisata yang terkenal di Bandung, dan tak luput dari cerita mistis.

1. Bosscha

Jika Anda mendengar kata Bosscha, tentunya ingat tempat teropong bintang yang terkenal di kawasan Pangalengan, Bandung Barat. Di sekitarnya terdapat hamparan perkebunan teh yang indah, udaranya juga masih sangat sejuk.

Bosscha atau nama lengkapnya Albert Rudolf Bosscha, yaitu merupakan warga Belanda yang singgah di Hindia Belanda, dan sekaligus menjadi tuan pemilik perkebunan teh di kawasan tersebut.

Infografis Kebun Raya di Indonesia

Kemudian dari hasil perkebunan ini, ia dan warga Belanda membangun beberapa infrastruktur, termasuk sekolah, salah satunya Institut Teknologi Bandung (ITB), dan yang paling populer adalah Observatorium Peneropongan Bintang Bosscha. Hingga kini perkebunan teh, teropong bintang hingga villa miliknya masih berdiri.

Sementara itu banyak beredar, bahwa kawasan ini penuh dengan cerita mistis. Termasuk sosok yang diduga Bosscha masih sering berkeliaran di area perkebunan teh dan villa miliknya.

Tim Jurnal Risa pun membuktikannya, dan mereka bertemu dengan sosok tersebut. Bosscha sendiri dikenal sangat dermawan, dan membantu masyarakat di sekitarnya agar ikut menikmati keuntungan, serta pendidikan.

Tak hanya itu saja dalam film horor Pengabdi Setan, tempat ini dijadikan salah satu lokasi pemujaan dan dipenuhi oleh pocong-pocong yang sedang bersujud.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

2. Savoy Homann

Kemudian ada Savoy Homann yang merupakan hotel heritage, sudah ada sejak masa kolonial Belanda. Tak hanya penuh dengan sejarah, hotel ini juga dikenal dengan cerita horornya.

Dibangun pada 1956. Hotel tersebut merupakan bagian saksi sebagai Kongres, mengumpulkan berbagai perwakilan Belanda.

Jurnal Risa pun mengunjungi hotel yang berlokasi di Jalan Asia Afrika, Lengkong, Kota Bandung. Bangunan yang unik ini menjadi salah satu hotel mewah di Bandung.

Menurut Risa Saraswati dan timnya merasakan berbagai aura mistis di setiap sudut hotel ini. Salah satu yang paling menarik adalah kamar nomor 224 yang merupakan ruangan paling ikonik. Di mana presiden pertama RI, ir. Soekarno pernah menempati kamar tersebut.

Infografis Gua Penuh Misteri di Indonesia

Dalam kamar tersebut, semua perabotan hingga desain interiornya masih sangat dipertahankan seperti aslinya.

Selain itu, konon ada penampakan tentara dan noni-noni Belanda yang dulunya sering berkunjung ke hotel ini.

3. Gua Jepang

Kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Dago Pakar, Bandung memiliki keindahan tersendiri. Di sini Anda bisa merasakan sensasi alam yang menyejukkan di dekat kota. Serta salah satu yang ikonik di kawasan ini adalah Gua Jepang.

Di dalam Gua ini begitu lembab, gelap. Terdapat juga sejumlah terowongan kecil, penjara, rel kereta hingga rantai-rantai besar yang dulunya digunakan oleh rakyat saat kerja romusa.

Di dalam Gua ini begitu lembab, gelap. Terdapat juga sejumlah terowongan kecil, penjara, rel kereta hingga rantai-rantai besar yang dulunya digunakan oleh rakyat saat kerja romusa.

Konon gua Jepang ini dianggap angker. Tak sedikit cerita yang mengatakan, bahwa di area bahkan di dalamnya terdapat arwah-arwah tentara Jepang, hingga warga yang dulunya disiksa dan dibunuh di dalamnya.

Selain itu terdapat juga mitos, di tempat ini dilarang menyebutkan nama 'lada'. Apabila ada yang mengatakannya, maka akan terjadi sesuatu seperti kesurupan hingga ditampakkan sosok yang menyeramkan.

Tim Jurnal Risa pun melakukan sebuah pembuktian, bahwa gua Jepang ini cukup sensitif dengan kata 'lada'. Dikutip dari channel YouTube Jurnal Risa, mereka masuk ke gua tersebut pada malam hari.

"Kita mendatangi suatu tempat, yang sebenernya saya enggak mau datang ke sini," kata Risa.

Di dalam gua Jepang, Risa dan timnya mengalami hal-hal yang ganjil. Mereka juga sempat berinteraksi dengan salah satu penunggu tempat itu.

Meski demikian, Gua Jepang adalah salah satu situs bersejarah, saksi kemerdekaan Indonesia di mana rakyat dan para pejuang memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, serta mengusir para penjajah.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini