Share

Yuk, Pahami Bahasa Rahasia Pramugari dalam Penerbangan!

Najwa Avifah Octavia, Jurnalis · Kamis 29 September 2022 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 28 406 2676803 yuk-pahami-bahasa-rahasia-pramugari-dalam-penerbangan-50njcSxJZl.jpg Ilustrasi (Freepik)

PRAMUGARI punya bahasa rahasia atau kode khusus dalam berkomunikasi sesamanya di dalam penerbangan. Tentu saja bahasa tersebut hanya dipahami oleh awak kru pesawat saja.

Misalnya saja kode dalam menyampaikan nomor kursi, penumpang nakal, penumpang yang ditaksir, sapaan khusus, dan lainnya.

Melansir dari The Sun, seorang pramugari mengungkapkan kode bahasa rahasia yang sering mereka gunangan dalam penerbangan sebagai berikut:

Nomor Kursi

Jika Anda seorang frequent flyer dan ingin tahu apakah kami sedang membicarakan Anda, Sebaiknya Anda mempelajari alfabet fonetik karena kami menggunakan nomor kursi saat berbicara tentang penumpang individu.

Misalnya, jika Anda duduk di kursi 13D, sebut saja "Delta 13".

Biasanya percakapan tersebut diungkapkan saat Pramugari di tengah lorong, Anda harus mendengar lebih jelas apakah Pramugari tersebut sedang membicarakan Anda atau tidak. Jika mereka menyebutkan nomor kursi dan di dalam kalimat tersebut ditambahkan dengan kata "bob", berarti Anda adalah penumpang yang "terbaik di pesawat".

Sapaan Pramugari kepada Penumpang

Sering kita dengar para pramugari akan memberikan salam dan sapaan kepada penumpang ketika masuk dan keluar dari pesawat. Pramugari ini mengungkapkan rahasia salam ‘selamat tinggal’ kepada penumpang yang disukai dan tidak disukai.

Ilustrasi

Metode "Cheerio" adalah metode yang digunakan sebagai cara untuk memberi tahu pramugari lain jika mereka menyukai Anda. “Cheerio” yang artinya pramugari mengatakan bahwa mereka akan senang hati membawa Anda untuk melakukan penerbangan.

Namun, jika Anda dipanggil “Philip”, maka kemungkinan Anda telah melakukan kesalahan dan akan mendapatkan pelayanan yang buruk selama sisa penerbangan Anda. Nama tersebut berasal dari istilah PILP (Penumpang yang Ingin Saya Pukul).

Salah satu cara untuk menghindari dicap sebagai Philip adalah dengan tidak sering membunyikan bel. Hal tersebut akan membuat jengkel bagi pramugari.

Manajer Awak penerbangan mengingatkan bahwa setiap kali Anda membunyikan bel, Anda harus mengingat moto penerbangan yaitu "Coke atau Stroke." Ini berarti bahwa setiap kali seseorang menekan tombol, seseorang menginginkan minuman dan bisa juga seseorang dalam keadaan darurat medis.

Sebagai penumpang, kita berhak mengharapkan layanan saat kita membutuhkannya, tetapi ada baiknya melihat apa yang akan kita lakukan dan melihat apakah sekarang adalah waktu yang tepat untuk menekan tombol.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Kode Darurat

Ada beberapa kode penerbangan yang harus diketahui penumpang jika terjadi keadaan darurat. Dalam skenario terburuknya, jika pesawat jatuh, ada sistem yang harus dipatuhi semua orang.

“SBSE” adalah singkatan dari Secure, Brace, Seatbelts, dan Exit. Ini berarti posisi aman di tempat duduk Anda, dalam posisi penyangga, mengenakan sabuk pengaman Anda, dan mengetahui di mana pintu keluar terdekat dan mudah untuk diakses.

Jika pesawat akan menuju ke perairan, maka bersiaplah untuk menggunakan jaket pelampung Anda saat sebelum memasuki air.

Begitu mendarat, perhatikan juga “PAB” (Penumpang Berbadan Sehat). Mereka akan membantu membuka pintu keluar dan menyiapkan slide evakuasi sehingga kita bisa mengeluarkan semua orang dari pesawat seaman mungkin.

Jadi jika Anda sedang melakukan penerbangan, perhatikan nomor kursi Anda dan cobalah untuk tidak berperilaku seperti Philip dan alahkah baiknya Anda memahami kode-kode rahasia darurat yang dapat membantu Anda dalam keadaan darurat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini