Share

Mengenal Woodstock, Festival Musik Terbesar di Dunia yang Ditonton Jutaan Orang

Ajeng Wirachmi, Jurnalis · Jum'at 30 September 2022 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 406 2677524 mengenal-woodstock-festival-musik-terbesar-di-dunia-yang-ditonton-jutaan-orang-govecMASsH.JPG Festival Woodstock (Foto: HBO via The Atlantic)

KONSER musik Woodstock tahun 1969 menjadi salah satu festival musik terkenal dan terbesar di dunia. Berbagai musisi legendaris asal Amerika Serikat (AS) seperti The Who, Santana, dan Jimi Hendrix meramaikan konser ini.

Festival musik Woodstock juga menjadi saksi berkembangnya kaum hippies yang memberikan pesan damai kepada dunia internasional.

Festival ini digelar pada 15 Agustus 1969 dan sukses. Ide penyelenggaraan konser musik Woodstock berasal dari 4 pria, yakni John Roberts, Joel Rosenman, Artie Kornfeld, dan Michael Lang.

Keempatnya masih berusia sangat muda, yakni sekitar 27 tahun dan sebenarnya ingin mencari peluang investasi. Maka dari itu, mereka membuat Woodstock Ventures.

Sebelumnya, Lang berhasil menyelenggarakan festival musik Miami di tahun 1968. Sementara itu, Kornfeld diketahui merupakan petinggi di sebuah perusahaan rekaman, Capital Records.

Dua pemuda lain, Roberts dan Rosenman, adalah pengusaha asal New York yang turut terlibat dalam proyek pembangunan studio rekaman di Manhattan.

Melansir laman History, pada mulanya Woodstock hendak diselenggarakan di New York, tepatnya di Howard Mills Industrial Park. Sayangnya, pejabat wilayah itu tidak bersedia dan terkesan ketakutan, sehingga harus membatalkan perjanjiannya.

Setelah itu, pihak penyelenggara dari Woodstock Ventures mencoba mendatangi wilayah lain di AS, namun tetap saja tidak berhasil menemukan lokasi pengganti.

Tepat sebulan sebelum konser digelar, seorang peternak bernama Max Yasgur bersedia menyewakan sebagian lahan peternakannya untuk lokasi konser.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Pria berusia 49 tahun itu memiliki tanah di Bethel yang dikelilingi pegunungan indah bernama Catskill. Karena waktu yang terbatas, maka keempatnya menerima tawaran tersebut dan membayar harga sewa yang telah disepakati.

Konser ini semula diprediksi akan dihadiri oleh 50 ribu orang. Akan tetapi, sejak 13 Agustus, ribuan orang sudah berkemah di sekitaran lokasi konser dan tiket yang sudah terjual mencapai 100 ribu.

Jika ditotal, maka pihak penyelenggara memprediksikan ada jutaan orang yang menyaksikan konser tersebut secara langsung. Banyak masyarakat melihat konser ini sebagai simbol dari anti perang dan menyebarkan pesan damai.

Ilustrasi

Kala itu, AS tengah terlibat intervensi dalam perang Vietnam tahun 1950 hingga 1975. Era itu juga merupakan masa gerakan sipil yang banyak melakukan aksi protes.

Konser Woodstock inilah yang menjadi pelarian masyarakat dan aktivis untuk bisa menyebarkan pesan perdamaian dan persatuan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini