Share

Sering Dikunjungi Turis, Pulau Cantik Ini Ternyata Punya Radiasi Nuklir Berbahaya!

Andini Putri Nurazizah, Jurnalis · Rabu 05 Oktober 2022 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 406 2680594 sering-dikunjungi-turis-pulau-cantik-ini-ternyata-punya-radiasi-nuklir-berbahaya-Bo3UT7N2ZA.JPG Wisatawan bersiap menyelam di perairan Kepulauan Montebello, Australia (Foto: News.com.au)

KEPULAUAN Montebello punya pemandangan yang eksotis dengan alam bawah laut memukau. Tapi, pulau yang terletak 120 kilometer dari lepas pantai Australia Barat ini sangat bahaya untuk dikunjungi. Peneliti menemukan risiko radiasi dari uji coba nuklir Inggris pada 70 tahun silam di wilayah itu.

Kepulauan Montebello sering menarik wisatawan untuk snorkeling maupun diving, menikmati keindahan terumbu karang dan aneka biota laut. Montebello punya 250 pulau. Pulau kapur yang merupakan dataran rendah mencakup hampir 60.000 hektar lautan.

Tapi, di balik keindahannya taman laut Montebello ada bahaya yang mengintai pengunjung.

Melansir dari laporan News.com.au, Rabu (5/10/2022), turis hanya dibolehkan mengunjungi Kepulauan Montebello selama satu jam dalam sehari. Hal ini karena masih tingginya tingkat radiasi nuklir. Belum ada yang tahu seberapa bahayanya radiasi tersebut terhadap manusia.

Lalu kenapa Kepulauan Montebello dijadikan tempat uji coba nuklir?

Pada 1952, untuk pertama kalinya Inggris melakukan Operasi Badai, yang merupakan uji coba nuklir di Australia Barat. Kepulauan Montebello dipilih karena lokasinya yang terisolasi, serta adanya hubungan dekat Australia dengan Inggris.

Seorang mahasiswa PhD Edith Cowan University, Madison Hoffman, telah melakukan pengujian selama empat tahun di sana.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Ia menjelaskan lebih dari setengah abad para ilmuwan kelautan tahu soal resiko radiasi bagi kehidupan laut dan turis. Dia juga berharap tingkat bahaya yang pasti dari radiasi tersebut dapat ia temukan segera.

“Kami belum memiliki jawaban untuk itu, tetapi kami berharap selama dua tahun ke depan kami akan dapat memberikan angka pada potensi risiko,” katanya.

Ilustrasi

Selain mengancam manusia yang berkunjung kesana, bahaya radiasi juga mengancam satwa liar yang berada di pulau tersebut. Dengan lebih dari 450 spesies ikan, 630 jenis moluska seperti gurita dan sotong, 170 jenis bintang laut, hingga bulu babi hidup di pulau tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini