Share

Ketahui 8 Etika Berkunjung ke Hawaii, Jangan Pernah Ganggu Satwa Liar!

Dita Mawanda, Jurnalis · Rabu 05 Oktober 2022 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 549 2680370 ketahui-8-etika-berkunjung-ke-hawaii-jangan-pernah-ganggu-satwa-liar-sBGNgyoXzJ.JPG Pantai Hawaii (Foto: Instagram/@visit.hawaii)

PADA masa pra-pandemi, lebih dari 10 juta orang menyambangi ke Kepulauan Hawaii untuk liburan. Angka itu terbilang padat karena populasi negara kepulauan ini sekitar 1,4 juta termasuk jumlah wisatawan yang datang berlibur.

“Lebih dari satu abad, Hawaii telah menyambut banyak pengunjung dengan hangat dan terbuka,” ucap manajer pemasaran senior Waikiki Beach Marriott Resort & Spa, Diana Su di Honolulu, mengutip USA Today.

Sayangnya, lanjut Su, selama beberapa dekade jumlah pengunjung meningkat, kemudian hampir menguras sumber daya alam, merusak lingkungan, memengaruhi tradisi, dan ritual tradisional.

Sekitar dua pertiga penduduk Hawaii berpikir, pulau yang mereka tempati dijalankan untuk turis dengan mengorbankan penduduk setempat. Angka tersebut telah bertahan selama lima tahun lamanya, menurut survei yang disponsori negara terhadap pariwisata.

Survei yang didapat menunjukkan kepadatan penduduk, kerusakan lingkungan, biaya yang lebih tinggi dan lebih banyak lalu lintas. Di sisi lain, Kepulauan Hawaii memang memiliki keuntungan ekonomi begitu besar di sektor pariwisata bahkan mewakili seperempatnya, di antaranya di industri perhotelan dan belanja wisatawan.

Maka dari itu, jika Anda akan menjadi salah satu wisatawan yang berkunjung ke Hawaii, pastikan Anda telah memahami beberapa keinginan penduduk lokal untuk tempat tinggal mereka agar tetap menjadi taman surgawi untuk berlibur.

1. Riset mendalam tentang Hawaii

Sebelum berangkat ke Hawaii, pastikan Anda mengetahui keperluan atau barang apa saja yang dibawa sebelum berangkat liburan, jadi Su menekankan calon wisatawan agar mempelajari lebih lanjut tentang Hawaii.

“Menghormati batas tempat suci dan daerah kapu (terlarang),” kata Su.

Infografis Tempat Paling Misterius di Dunia

Perlu juga, Anda mempelajari dan memahami perusahaan yang disewa untuk liburan atau tur, memastikan perusahaan tersebut mendukung komunitas dan lingkungan. Hal-hal ini akan membuat Anda mendapati perjalanan di Hawaii lebih baik.

2. Jangan bawa pulang apapun

Para wisatawan yang berkunjung ke Hawaii didapati mengambil pasir, karang atau batu lava dari taman nasional sebagai sesuatu yang diingat selama melakukan perjalanan ke Hawaii.

Jin Prugsawan Harlow, kepala interpretasi, pendidikan dan relawan serta petugas informasi publik untuk Taman Nasional Haleakala, mengambil barang dari taman dianggap sangat tidak sopan.

3. Hindari keluyuran saat jam kerja

Lalu lintas di Hawaii begitu padat, Honolulu salah satunya menempati peringkat sebagai kota paling padat di negara ini. Harlow menyarankan para wisatawan yang ingin pergi ke tempat-tempat populer agar berangkat di luar jam kerja.

“Di Haleakala, di sekitar puncak bisa ramai saat matahari terbenam, tapi dari jam 9 pagi sampai jam 3 sore, tamannya benar-benar kosong,” pungkasnya.

Harlow menambahkan, jika pergi ke Distrik Kipahulu, tiba lebih awal membantu Anda mendapatkan tempat parkir.

4. Hindari ganggu satwa liar

Hawaii selain sebagai taman surgawi untuk berlibur, negara ini diberkati pula dengan banyaknya makhluk indah yang di antaranya mungkin tidak bisa Anda temukan di tempat lain di dunia, anjing laut biarawan Hawaii salah satunya. 

Memang rasanya menyenangkan bisa melihat beberapa makhluk tersebut, namun perhatikan untuk menjaga jarak Anda dan hindari mengganggu mereka atau habitat aslinya (seperti, jangan menyentuh karang atau membalik batu). Suatu kasus tertentu, terlalu dekat dengan hewan seperti penyu dan anjing laut adalah ilegal.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

5. Utamakan keselamatan diri

Hawaii memiliki berbagai tempat wisata alam yang begitu indah, sudah dipastikan Anda mengetahuinya, bukan? Namun perlu diingat, jika Anda tidak berhati-hati ketika pergi ke sana maka akan berbahaya.

Misalnya, seperti kurangnya persiapan liburan Anda, kondisi cuaca buruk, dan pergi ke area tidak aman yang sedang hits di media sosial sering kali dapat membahayakan Anda dan orang di sekitar Anda.

Direktur Program Hawaii di Four Season Resort Maui, Wailea, Wendy Tuivaioge mengingatkan agar tetap menghormati dan menjaga lingkungan sekitar dengan baik. Serta, ia menambahkan untuk berhati-hati, jangan sendirian, dan tetap di jalur yang telah diberi tanda aman.

6. Gunakan tabir surya yang aman untuk laut

Tabir surya berperan besar membahayakan ekosistem Hawaii termasuk terumbu dan karangnya. Pada tahun 2018, Gubernur Hawaii, David Ige mengesahkan undang-undang yang mulai berlaku pada tahun 2021, menjadikan Hawaii sebagai negara pertama yang mealarang tabir surya yang mengandung bahan kimia diyakini dapat merusak karang dan kehiudpan laut, oxybenzone, dan octinoxate.

Infografis Negara dengan Paspor Terkuat

Jika Anda memakai tabir surya, carilah produk yang bisa melindungi laut dan aman untuk terumbu karang. Beberapa produk tabir surya yang aman, seperti Raw Elements atau Kokua Sun Care, yang dibuat langsung di pulau tersebut.

7. Hindari unggah foto selama liburan

Berfoto saat berwisata adalah hal wajar bagi Anda yang sedang liburan ke suatu tempat. Namun, akan berbeda jika Anda berlibur ke Hawaii dan mendatangi tempat-tempat yang belum banyak diketahui orang.

Tempat-tempat yang dahulunya tersembunyi, mungkin ada wisatawan yang mengunggah tempat tersebut akan menyebabkan banyak orang berdatangan ke tempat yang diabadikan, bisa saja menjadi penuh sesak, serta membuat penduduk setempat cemas jika tempat yang mereka tempati dengan nyaman akan ramai.

8. Sadari bahwa Anda adalah tamu

Manajer umum Kaimana Beach Hotel, Ha' aheo Zablan yang juga penduduk asli Hawaii, mengatakan, Hawaii telah menawarkan titik lokasi tertentu untuk bisa dijangkau wisatawan.

Oleh karenanya, Anda sejatinya menghindari niatan untuk mencari jalan setapak dengan jalan setapak di lingkungan tenang yang bukan menjadi titik lokasi wisata, karena Anda bisa saja menganggu penghuni setempat dengan kebisingan yang Anda lakukan.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini