Share

Curhat Penumpang First Class Terima Pelayanan Buruk, Pakai Toilet Kelas Ekonomi hingga Bagasi Hilang

Andini Putri Nurazizah, Jurnalis · Kamis 06 Oktober 2022 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 406 2681003 curhat-penumpang-first-class-terima-pelayanan-buruk-pakai-toilet-kelas-ekonomi-hingga-bagasi-hilang-Mg3dvPdJKv.JPG Penumpang First Class (Foto: REUTERS/Phil Noble)

MELAKUKAN perjalanan untuk berlibur memang menjadi momen yang paling ditunggu. Pergi dengan tujuan mencari kebahagiaan, agar sepulangnya dapat memulai segala aktivitas yang sebelumnya ditinggalkan.

Perjalanan ke suatu negara di benua lain, memerlukan jam perjalanan yang sangat panjang. Untuk itu, seorang penumpang asal London, Inggris, menggunakaan penerbangan kelas satu dari maskapai British Aisways (BA).

Ia bersama rekannya yang berasal dari Eropa Timur melakukan penerbangan pulang dari Mauritius menuju London, dengan penerbangan lanjutan di Johannesburg, pada April lalu.

Tapi hal yang tak diinginkan pun inginkan terjadi, penerbangan tersebut menjadi pengalaman perjalanannya yang terburuk selama 40 tahun ia bepergian dengan maskapai BA.

Infografis Maskapai dengan Menu Terbaik di Dunia

Rekan sepenerbangannya mendapat perlakuan buruk oleh staf, termasuk menjadi sasaran pemeriksaan keamanan saat berada di Mauritius, yang jika dipikir kembali itu sangat tidak perlu.

Tak hanya sampai di situ, rekannya juga hanya dibolehkan menggunakan toilet kelas ekonomi, alih-alih toilet kelas satu yang seharusnya jauh lebih baik.

Ketika mereka akhirnya sampai di Bandara Heathrow London, barang-barang mereka tak ditemukan. Selama 1,5 jam mereka menunggu di pengambilan bagasi, mereka hanya mendapat informasi yang berbeda-beda mengenai keberadaan barang-barang mereka.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang walau barang-barang mereka tidak ditemukan. Sampai tiga hari kemudian, barang mereka dikirim ke rumah masing-masing.

Ia amat terkejut melihat kondisi tasnya yang rusak, dan beberapa barangnya hilang, seperti laptop MacBook Pro, berbagai perhiasan, dua pasang kaca mata hitam, dan kotak P3K yang berisi obat-obatan. Kerugiannya bisa sekitar 3.000 pound atau setara Rp52 juta.

Fasilitas First Class
(Foto: REUTERS/Phil Noble)

Penumpang yang tak diungkap identitasnya itupun bergegas meminta pertanggung jawaban kepada maskapai BA atas barang-barangnya yang hilang.

Tetapi maskapai tersebut menolak dengan tegas jika mereka tidak akan mengganti kerugian, kecuali untuk kotak P3K. Ia pun diberi tahu jika ingin melakukan penyelidikan akan memakan waktu hingga enam bulan lamanya.

Dengan adanya kasus ini, reputasi maskapai BA pun jadi buruk. Sangat disayangkan, di mana pelayanan yang seharusnya diterima dengan baik oleh penumpang, apalagi untuk kelas satu sejatinya berbanding pelayanan yang setara dengan biaya besar yang sudah dikeluarkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini