Share

Mengungkap Asal Usul Candi Badut, Jejak Peninggalan Kerajaan Kanjuruhan

Nur Afifah, Jurnalis · Kamis 06 Oktober 2022 05:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 408 2680915 mengungkap-asal-usul-candi-badut-jejak-peninggalan-kerajaan-kanjuruhan-8P1QjSJT2N.JPG Candi Badut, jejak peninggalan Kerajaan Kanjuruhan, Malang (Foto: Perpusnas.go.id)

CANDI merupakan bangunan keagamaan tempat ibadah peninggalan purbakala yang berasal dari peradaban Hindu-Buddha. Candi juga merupakan salah satu warisan seni budaya Indonesia.

Setiap candi memiliki ciri khasnya tersendiri dan di antaranya ada yang memiliki keterkaitan dari beberapa kerajaan terdahulu.

Salah satu candi yang diperkirakan memiliki keterkaitan dengan salah satu kerajaan yaitu Candi Badut. Berikut beberapa informasi yang dapat diberikan mengenai Candi Badut.

Dikutip dari website perpusnas.go.id, bahwa Candi Badut merupakan candi yang berlokasi di Desa Karangbesuki, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Candi Badut ditemukan oleh pakar arkeologi pada tahun 1923. Candi tersebut diduga telah dibangun sebelum masa pemerintahan Airlangga, yaitu masa dimulainya pembangunan candi-candi lain di Jawa Timur, hak itu yang membuat candi Badhut ini menjadi candi yang tertua di Jawa Timur.

Candi badut, Malang
(Foto: Perpusnas.go.id)

Selain itu, sebagian ahli purbakala berpendapat bahwa Candi Badut didirikan atas perintah Raja Gajayana dari Kerajaan Kanjuruhan.

Dalam Prasasti Dinoyo (tahun 682 Caka atau 760 M), yang berada di Desa Merjosari, Malang, diinformasikan bahwa pusat Kerajaan Kanjuruhan berada di daerah Dinoyo.

Prasasti Dinoyo sendiri saat ini tersimpan di Museum Nasional Jakarta. Di dalam prasasti tersebut dijelaskan mengenai masa pemerintahan Raja Dewasimba dan Sang Liswa selaku putranya yang bergelar sebagai Raja Gajayana.

Pada masa tersebut merupakan masa keemasan Kerajaan Kanjuruhan. Kedua raja tersebut dikenal sangat adil, bijaksana dan juga dicintai oleh rakyatnya.

Konon, Sang Liswa sangat senang melucu dan dalam bahasa Jawa dikenal 'mbadhut', sehingga candi yang dibangun tersebut dinamakan Candi Badut atas perintahnya.

Walaupun terdapat dugaan semacam itu, tetapi sampai saat ini belum ditemukan bukti kuat keterkaitan Candi Badut dengan Raja Gajayana.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Ada fakta menarik dari Candi Badut, di antaranya yaitu memiliki ciri khas yang membedakan Candi Badut dari candi lain di Jawa Timur, tepatnya pada pahatan kalamakara yang menghiasi ambang pintunya.

Pada umumnya candi-candi di Jawa Timur memiliki relief kepala raksasa lengkap dengan rahang bawah, berbeda dengan Candi Badut, yang kalamara dibuat tanpa rahang bawah. Hal itu membuat Candi ini mirip dengan candi-candi yang berada di Jawa Tengah.

Candi Badut memiliki kemiripan dengan Candi Dieng yang berada di Jawa Tengah. Selain itu, candi Badhut diyakini sebagai candi Syiwa, walaupun sampai saat ini belum ditemukan Arca Agastya di dalamnya.

Tangga di kaki candi terletak di sisi barat, tepat di hadapan pintu masuk pada ruang utama. Jalan masuk menuju ke ruang dalam tubuh candi dilengkapi dengan bilik terampil sepanjang sekitar 1,5 meter.

Dinding candi dihiasi dengan sebuah relief burung berkepala manusia dan peniup seruling. Di dinding luar sisi utara tubuh candi terdapat arca Durga Mahisasuramardini yang tampak sudah rusak.

Candi Badut

(Foto: Perpusnas.go.id)

Di sisi selatan seharusnya terdapat arca Syiwa Guru dan di sisi timur terdapat arca Ganesha. Namun, keduanya sudah tidak ada lagi di tempatnya dan tidak diketahui apa penyebabnya.

Candi Badut pernah dipulihkan selama satu tahun , yaitu tepatnya pada tahun 1925-1926, akan tetapi masih terdapat beberapa bagian yang hilang.

Di bagian Barat pelataran yang tepatnya pada sisi kiri dan kanan halaman depan bangunan candi yang yang sudah dipulihkan, terdapat fondasi bangunan lain yang masih belum diperbarui.

Masih banyak tumpukan batu di sekeliling pelataran yang belum dapat di kembalikan ke tempatnya semula. Berikut merupakan penjelasan mengenai Candi Badut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini