Share

Penumpang Difabel Komplain Kursi Rodanya Rusak, Maskapai Ini Akhirnya Minta Maaf

Dita Mawanda, Jurnalis · Selasa 11 Oktober 2022 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 10 406 2684026 penumpang-difabel-komplain-kursi-rodanya-rusak-maskapai-ini-akhirnya-minta-maaf-JSMWCgs5lU.JPG Kursi roda penumpang difabel rusak dan meminta ganti rugi pada pihak maskapai (Foto: Twitter/Zoe Simmons)

SEORANG penumpang difabel mengalami pengalaman tidak menyenangkan saat terbang dengan Qantas, maskapai yang berbasis di Australia.

Kursi roda milik penumpang penyandang disabilitas itu mengalami rusak parah. Namun pihak Qantas telah meminta maaf kepada wanita tersebut atas kelalaian mereka dalam melayani pelanggannya.

Melansir dari 9News, permintaan maaf Qantas itu diutarakan setelah penulis Australia yang juga aktivis disabilitas Zoe Simmons menulis pengalamannya secara terbuka di media sosial.

Pada perjalanan udaranya baru-baru ini, ia menerima kursi rodanya dengan rem kiri yang sudah tidak berfungsi.

Infografis Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia

“Kerusakan itu, berarti saya tidak bisa dengan aman menuruni lereng, bukit, atau mengemudi tanpa risiko menabrak atau melukai diri saya sendiri,” kata Simmons.

Mau tidak mau, akibat kerusakan tersebut Simmons harus membeli kursi roda yang benar-benar baru. Dirinya sangat berharap pihak Qantas membantu menutupi biayanya yang berkisar dari ratusan hingga jutaan dolar.

Simmons sempat menerima tanggapan yang dikirim melalui email, maskapai mengatakan tidak bertanggung jawab atas kerusakan kecil pada kursi rodanya. Respons itu kemudian membuatnya sangat marah.

“Saya benar-benar kesal. Qantas telah memberi tahu saya bahwa mereka mengangap rem yang rusak sebagai hal kecil, dan karena itu tidak akan membantu saya,” tuturnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Qantas pun akhirnya menawarkan sejumlah biaya untuk menutupi kerusakan kursi roda dan mengonfirmasi jika insiden ini akan ditinjau untuk memastikan hal serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Juru Bicara Qantas menanggapi insiden ini kepada 9News; “Kami menghargai ini merupakan pengalaman yang sangat membuat frustasi Ms. Simmons dan kami dengan tulus meminta maaf," kata sang jubir.

Pihaknya lanjut jubir, telah menghubungi langsung dan menawarkan untuk membayar perbaikan yang diperlukan untuk kursi roda Simmons.

“Permintaan kompensasi awal tidak ditujukan kepada tim yang benar-benar menangani insiden tersebut,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini