Share

Miris! Remaja Perempuan Dirampok di Kereta, Penumpang Lain Hanya Menonton Sambil Merekam

Nur Afifah, Jurnalis · Rabu 12 Oktober 2022 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 11 406 2684649 miris-remaja-perempuan-dirampok-di-kereta-penumpang-lain-hanya-menonton-sambil-merekam-znPZcFU8H0.JPG Kawanan bandit berpakaian hijau merampok remaja perempuan di kereta api (Foto: Reddit/RoBoy Jones)

SEKELOMPOK wanita aneh yang berpakaian ketat berwarna hijau neon terang telah menyerang dan merampok beberapa remaja di sebuah kereta di New York, Amerika Serikat.

Wanita yang berjumlah 10 orang itu merupakan 'Geng Green Goblin', yang membuat keributan dengan menyerang remaja di tempat umum. Ibu dari salah satu korban sangat marah, dia mengatakan bahwa iblis adalah 'binatang yang lengkap' secara sembarangan menyerang putrinya di hari ulang tahunnya.

Video yang diupload oleh seorang penumpang, memperlihatkan sekelompok perampok wanita aneh yang mengenakan baju ketat berwarna hijau neon di seluruh tubuh, sedang menyerang dengan memukul dan mendorong dua remaja berusia 19 tahun di kereta bawah tanah Times Square, New York, AS.

Kejadian tersebut terjadi pada pukul 02.00 dini hari. Selain diserang, ponsel dan tas korban juga dibawa kabur.

"Ia menjelaskan, bahwa dirinya diserang oleh alien, dan saya tidak tahu apa yang dia bicarakan," kata ibu dari salah satu korban kepada The Post.

Infografis Traveling Aman

Sang ibu yang putus asa, meminta agar anaknya dan para korban lainnya tetap dijaga privasinya karena takut akan mendapat balasan.

“Saya berharap mereka mendapatkan apa yang pantas mereka dapatkan, karena itu perbuatan yang sangat menjijikkan,” ucap ibunda korban.

Beberapa penyerang juga mengenakan penutup kepala hingga menutupi wajahnya, layaknya seorang perampok.

Selain itu, sang ibu menambahkan bahwa putri dan seorang temannya pada awalnya berada di peron untuk pulang.

“Ketika mereka benar-benar bersiap untuk naik kereta. Wanita-wanita dewasa menuruni tangga dengan kasar dan salah satu dari mereka menabrak teman dari putrinya,” paparnya.

Follow Berita Okezone di Google News

"Putri saya seperti, menarik, mengajak temannya untuk segera pergi melalui pintu lain. Kemudian para wanita itu datang melalui pintu mereka dan menyerang putri saya.

“Ada seorang wanita berambut keriting merah dan seorang pria yang melepas kausnya juga membantu para remaja tersebut. Namun, para remaja tersebut tetap ditinju di wajahnya.”

Sang ibu mengamuk karena penumpang lain hanya berdiri dan merekam serangan itu. “Semua pria yang duduk di sana hanya mengambil video dan tidak ada yang membantu saat sekelompok wanita memukuli remaja tersebut,” katanya.

Infografis Kota Paling Ramah Sedunia

Ibunda korban menyarankan bahwa produk undang-undang era reformasi adalah jaminan lemah yang menjadi suatu keniscayaan di negara itu. Pasalnya, produk undang-undang itu dikecam karena menciptakan sistem peradilan yang membahayakan keselamatan warga negara yang seharusnya dilindungi oleh hukum yang berlaku.

“Tontonlah video dua gadis ini dipukuli oleh sekelompok wanita dewasa, dan bayangkan itu adalah putri, cucu, saudara perempuan, ibu, atau teman Anda. Tempatkan diri Anda dalam situasi itu. Hewan seharusnya berada di balik jeruji besi," keluhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini