Share

Daftar Negara Eropa Ramah bagi Traveler Muslim, Wajib Masuk Itinerary Anda!

Prisca Arianto, Jurnalis · Jum'at 14 Oktober 2022 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 14 408 2687124 daftar-negara-eropa-ramah-bagi-traveler-muslim-wajib-masuk-itinerary-anda-ydK6n35jce.JPG Blue Mosque, salah satu destinasi religi ramah muslim di Turki (Foto: Instagram/@olga.mukasei)

PANDEMI Covid-19 yang berlangsung 2 tahun lamanya membuat pariwisata dunia lesu. Virus corona membuat pemerintah di seluruh dunia membuat kebijakan pembatasan bepergian bagi pelancong, baik lokal maupun internasional.

Nah, seiring berjalannya waktu pandemi Covid-19 kini sudah mulai melandai. Berbagai negara telah membuka perbatasannya untuk menerima pelancong internasional. Pandemi pun kini bukan lagi penghalang untuk orang melakukan traveling.

Menikmati keindahan alam nusantara atau bahkan mancanegara seperti Eropa, mungkin menjadi hal paling diimpikan, sekalipun oleh traveler pemula.

Namun, bagi traveler muslim mungkin pernah merasa khawatir manakala hendak bepergian ke Eropa. Kebanyakan mereka khawatir sulit menemukan makanan halal ataupun destinasi yang benar-benar ramah terhadap muslim.

Traveler Muslim Berwisata ke Eropa

(Foto: Hakiki Leisure)

Terkait hal tersebut, biro perjalanan wisata liburan ke Eropa berkonsep perjalanan Islami, Hakiki Leisure menekankan pentingnya memerhatikan menu makanan halal dan waktu ibadah seperti salat bagi traveler muslim dalam setiap paket wisata.

“Leisure sendiri yang berarti Luxury Experience is Something Unforgetable, Remarkable and Everlasting,” kata Founder and CEO Hakiki Leisure, Bayu Adam dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/10/2022).

Ada berbagai negara yang bisa Anda pertimbangkan sebagai destinasi ramah muslim di Eropa. Sebut saja Turki, Inggris, hingga Switzerland alias Swiss. Paket wisata tersebut pun bervariasi, mulai belasan hingga puluhan juta untuk masa kunjungan hingga 11 hari.

"Adapun negara yang dikunjungi pada paket Eropa Barat meliputi, Prancis, Belgia, Belanda, Jerman, Swiss, dan Italia. Untuk wilayah Timur Tengah sendiri yang paling banyak dituju adalah Turki,” paparnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Bagi travel agent, menurut Bayu, pendekatan secara subjektif dan objektif kepada customer perlu dilakukan. Salah satunya dengan cara mengetahui kebutuhan pelanggan untuk paket liburan mereka, dan menjelaskan produk yang diinginkan secara gamblang.

“Terpenting melakukan pendekatan secara kekeluargaan terhadap mereka sehingga customer mendapatkan informasi tentang produk yang ditawarkan secara jelas,” kata dia.

Paket wisata ke Eropa punya prospek cerah di Indonesia, mengingat WNI mayoritas beragama Islam. Sehingga pihaknya berusaha mewadahi wisatawan Indonesia yang ingin berwisata dengan tetap menjaga waktu salat dan makanan halal.

"Kami ingin memprioritaskan kenyamanan dengan memberi fasilitas dengan standar tersendiri agar peserta dapat melakukan perjalanan lintas negara dengan nyaman dan berkualitas,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini