Share

10 Negara Paling Berbahaya Buat Wanita di Dunia 2022, Banyak Serangan Seksual!

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Kamis 20 Oktober 2022 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 19 408 2690473 10-negara-paling-berbahaya-buat-wanita-di-dunia-2022-banyak-serangan-seksual-UwFTcXV6gs.jpg Demo menuntut peningkatan keamanan bagi perempuan di ruang publik di India (Reuters)

ADA 10 negara paling berbahaya bagi perempuan menurut survei dilakukan oleh Thompson Reuters Foundation. India menempati urutan pertama negara paling buruk buat wanita di dunia.

Tingginya kasus kekerasan dan serangan seksual terhadap perempuan jadi alasan Negeri Bollywood masuk dalam daftar paling berbahaya bagi kaum hawa.

Berikut 10 negara terburuk bagi perempuan di dunia 2022 dari riset Thompson Reuters Foundation.

 BACA JUGA:7 Destinasi Wisata Terbaik Banda Neira, Serpihan Surga di Timur Indonesia

1. India

India menduduki puncak dari daftar negara paling buruk bagi perempuan. Pasalnya, di negara yang terkenal dengan Sungai Gangganya ini memiliki tingkat kekerasan pada perempuan yang masih tinggi.

Kekerasan tersebut berupa pelecehan seksual dari praktik kebudayaan dan tradisional serta praktik perdagangan manusia yang termasuk kerja paksa, perbudakan seks, dan menjadi pembantu rumah tangga. Sekitar 70% perempuan telah menjadi korban dari praktik tersebut.

 Ilustrasi

Ilustrasi (Shutterstock)

2. Afghanistan

Selama hampir 17 tahun setelah penggulingan Taliban, para perempuan Afghanistan mengalami berbagai macam kekerasan dan hak-haknya dirampas.

Setidaknya ada tiga isu penting yang lekat dengan Afghanistan, yakni kekerasa non seksual, akses ke perawatan kesehatan, dan akses ke sumber daya ekonomi.

3. Suriah

Suriah merupakan sebuah negara yang telah bertahan dari perang saudara yang terjadi selama tujuh tahun. Meski telah bertahan, namun tak berarti kehidupan para perempuan di Suriah bisa bebas.

 BACA JUGA:7 Destinasi Wisata yang Paling Dikeramatkan di Asia, Nomor 5 Ada di Indonesia

Perempuan Suriah menjadi objek eksploitasi seksual serta non seksual selama bertahun-tahun dan ada begitu banyak bahaya yang mengintai para anak perempuan disana. Selain itu, akses ke fasilitas kesehatan juga kurang.

4. Somalia

Perang yang terjadi kurang lebih selama dua dekade ini telah membuat para perempuan Somalia mengalami berbagai bentuk kekerasan karena resiko praktik budaya dan tradisional yang membahayakan.

 

Setidaknya, 95% anak perempuan dengan usia 4-11 tahun disana mengalami mutilasi alat kelamin, kursi parlemen untuk perempuan hanya diberikan 7%, dan hanya 9% perempuan saja yang melahirkan di layanan kesehatan.

5. Arab Saudi

Arab Saudi rupanya turut andil dalam memperbanyak angka kekerasan dan diskriminasi pada perempuan. Di negara ini, perempuan rentan mengalami bahaya dalam hak akses ekonomi dan rentan mengalami diskriminasi baik di tempat kerja maupun dalam hal-hal yang berhubungan dengan hak milik.

Hal ini tentu tidak bisa dilepaskan dari hukum perwalian yang masih berlaku. Dalam hukum ini, setiap perempuan harus tunduk pada wali laki-laki mereka.

Follow Berita Okezone di Google News

6. Pakistan

Perempuan telah menjadi target kekerasan dan pelecehan di Pakistan. Bahkan, dikabarkan 90% perempuan di Pakistan mengalami KDRT.

Tak hanya itu, praktik pembunuhan demi kehormatan juga masih meraja lela, dan ekstrimise yang menargetkan perempuan di berbagai sektor pekerjaan juga masih banyak terjadi.

Sayangnya, negara ini masih kekurangan undang-undang yang mengatur tentang kekerasan pada perempuan.

7. Republik Demokratik Kongo

Pertumpahan darah yang terjadi di negara ini telah menewaskan jutaan jiwa. Para wanita yang masih hidup pun harus mengalami berbagai kekerasan yang dilakukan oleh para pihak yang bertikai.

Perempuan di Kongo harus menerima kenyataan pahit setiap harinya. Pasalnyam, sekitar 1.100 perempuan diperkosa setiap hari sejak 1996. Hal ini membuat banyak wanita hamil. Naasnya, 57% wanita hamil masalah kesehatan dan mereka tidak bisa menandatangani dokumen hukum tanpa seizin suami.

 Ilustrasi

8. Yaman

Akses layanan kesehatan yang buruk, sumber daya ekonomi, praktik budaya dan tradisional, dan kekerasan non seksual serta seksual kerap terjadi di negara ini. Yaman memang tengah mengalami krisis kemanusiaan. Terlebih para perempuan yang ada disana. Mereka rentan mengalami pelecehan dan eksploitasi fisik serta psikologis.

9. Nigeria

NIgeria dinobatkan sebagai negara paling buruk bagi wanita atau perempuan karena memiliki tingkat perdagangan manusia yang tinggi dan praktik pelecehan serta kekerasan pada perempuan yang meraja lela.

10. Amerika Serikat

Negara Paman Sam menjadi satu-satunya negara barat yang ada pada daftar ini. Meski memiliki citra yang modern, rupanya kekerasan seksual, pelecehan, dan keadilan dalam kasus pemerkosaan di negara ini belum terrealisasikan sepenuhnya.

Ribuan wanita pernah melakukan kampanye tentang kekerasan dan pelecehan seksual yang pernah mereka alami dan ini menjadi bukti jika kejahatan terhadap perempuan di AS masih banyak terjadi.

Itulah 10 negara terburuk bagi perempuan di dunia 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini