Share

Tragedi Pesta Halloween di Itaewon Tewaskan 154 Orang, Sandiaga : Bangsa Indonesia Ikut Berbelasungkawa

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 31 Oktober 2022 18:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 31 406 2698179 tragedi-pesta-halloween-di-itaewon-tewaskan-154-orang-sandiaga-bangsa-indonesia-ikut-berbela-sungkawa-cpE6wxJ3I8.png Menparekraf Sandiaga Uno (ANTARA)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno prihatin atas tragedi pesta Halloween di Itaewon, Seoul, Korea Selatan, pada Sabtu 29 Oktober 2022 malam, yang menewaskan 154 orang. Dua warga Indonesia ikut jadi korban luka-luka.

"Sebagai bentuk solidaritas dan atas nama Kemenparekraf serta bangsa Indonesia, saya menyampaikan belasungkawa," katanya dalam Weekly Press Brief with Sandiaga Uno secara virtual, Senin (31/10/2022).

 BACA JUGA:Berdendang Bergoyang Over Kapasitas, Sandiaga Ancam EO yang Tak Patuhi CHSE

Perayaan Halloween di Itaewon pesertanya membeludak sehingga berdesasak-desakan. Banyak korban meninggal akibat terinjak-injak dan sulit bernapas karena berdesakan. Banyak orang pingsan dan luka-luka.

Menurut Sandiaga, tragedi Halloween di Itaewon patut dijadikan pelajaran bagi Indonesia terutama dalam penyelenggaraan event-event besar yang menghadirkan banyak orang, agar memperhatikan segala aspek terutama keselamatan.

Pada Minggu 30 Oktober 2022, festival musik Berdendang Bergoyang di Istora Senayan Jakarta juga penontonnya membeludak melebihi kapasitas. Akibatnya puluhan orang pingsan. Polisi akhirnya menghentikan konser tersebut.

Follow Berita Okezone di Google News

Atas insiden itu, Sandiaga menugaskan Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf, Rizky Handayani Mustafa, untuk mengevaluasi event organizer dan menyosialisasi lagi aturan penyelenggaraan event agar tidak terjadi over kapasitas.

 Ilustrasi

"Saya tugaskan Ibu Rizky Handayani, melakukan evaluasi dan sosialisasi kepada pelaku event untuk betul-betul mematuhi carrying capacity, early warning system, ketersediaan jalur evakuasi, dan ketersediaan CPR," terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini