Share

Mengenal Makam Terapung Syekh Abdullah Mudzakir, Tetap Kokoh Meski Sekelilingnya Abrasi

Annastasya Rizqa, Jurnalis · Rabu 02 November 2022 04:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 31 406 2698241 mengenal-makam-terapung-syekh-abdullah-mudzakir-tetap-kokoh-meski-sekelilingnya-abrasi-HH5Xj6Pwno.jpg Makam terapung Syekh Abdullah Mudzakkir di Demak (FOTO ANTARA)

SOSOK Syekh Abdullah Mudzakkir atau Mbah Mudzakkir merupakan ulama besar asal Demak juga pejuang kemerdekaan Indonesia. Makamnya yang terapung di Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah sering dikunjungi peziarah.

Mbah Mudzakkir lahir di Dusun Jago, Desa Wringinjajar, Kecamatan Mranggen tahun 1869. Dulu, Mbah Mudzakir turut berperang melawan Belanda di Jembatan Merah Surabaya bersama gurunya KH Abbas Butet Cirebon.

 BACA JUGA:Meriahnya Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Masjid Walima Emas, Wisata Religi Ikonik di Gorontalo

Nama Mbah Mudzakir pun masih dikenal dan harum meski raganya telah tiada. Bahkan makam ulama ini pun diberi mukjizat yakni tetap terapung meski terhantam abrasi.

Lantas, seperti apa kisah makam terapung Syekh Abdullah Mudzakir? Berikut informasinya.

 

Lokasi makam Syekh Mudzakir berada di pesisir Pantai Utara, kawasan Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Makam tersebut kini menjadi tempat wisata religi yang kerap dikunjungi para wisatawan khususnya kaum Muslim.

 BACA JUGA:5 Wisata Religi di Tanah Jawa Cocok Dikunjungi saat Momen Maulid Nabi Muhammad

Makam Syekh Mudzakir pun menjadi sorotan lantaran dianggap seperti bunga teratai. Pasalnya, makam tersebut tetap terapung meski daratannya telah terkikis.

Pada tahun 1995, daratan makam Syekh yang berada di pemukiman itu terkena abrasi. Daratan sejauh 2 kilometer itu pun terkikis termasuk tanah makam Syekh Mudzakir.

Follow Berita Okezone di Google News

Seluruh daratan di sekitaran makam Syekh pun hilang terkikis air laut. Ajaibnya, hanya makan Syekh dan keluarganya yang masih terapung dan tidak tenggelam meski dikelilingi air laut.

Akibatnya, peninggalan Syekh Mudzakir banyak yang hilang karena bencana abrasi rob di kawasan permukiman. Peninggalan itu antara lain kitab-kitab karangan Syekh Mudzakir yang hanyut di laut.

 Ilustrasi

Alhasil, makam Syekh Mudzakir itu dianggap kramat oleh banyak orang. Mereka menganggap itu suatu keajaiban dan mukjizat mengingat amalan Syekh di sepanjang hidupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini