Share

Pilot Ungkap Ada Satu Jendela di Pesawat yang Bisa Dibuka, di Mana Posisinya?

Andini Putri Nurazizah, Jurnalis · Rabu 02 November 2022 03:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 31 406 2698263 pilot-ungkap-ada-satu-jendela-di-pesawat-yang-bisa-dibuka-di-mana-posisinya-xeY0Dv1ZI8.jpg Ilustrasi pilot (Pixabay)

UMUMNYA penumpang tahu kalau jendela pesawat tidak bisa dibuka apalagi saat mengudara. Tapi, seorang pilot senior baru-baru ini mengungkapkan rahasia bahwa ada jendela pesawat yang bisa dibuka.

Christian Baker yang sudah 10 tahun bekerja sebagai pilot maskapai Emirates mengatakan bahwa pilot ada jendela di ruang kokpit yang dapat dibuka dengan alasan tertentu.

"Satu-satunya jendela yang terbuka di pesawat adalah di dek penerbangan," kata Baker seperti dilansir dari The Sun, Selasa (1/11/2022).

Lalu kapan ya jendela kokpit akan terbuka?

Menurut Christian, pilot bisa membukanya saat dalam situasi darurat. Seperti pada 2019, seorang pilot tertangkap dalam video melarikan diri dari jendela kecil di kokpit setelah dia lupa dengan kuncinya.

Bahkan di tahun ini, ada seorang pilot yang membuka jendela untuk membantu menangkap tas salah satu penumpangnya, setelah mereka meninggalkannya di bandara.

Namun, para pilot hanya diizinkan untuk membukanya saat mereka masih berada di daratan. Karena dalam situasi lainnya, biasanya AC pada ruangan kokpit belum menyala sebelum pesawat terbang.

Ada juga yang sengaja untuk menegur staf darat jika sedang tidak menggunakan headset.

"Kami membukanya untuk mendapatkan udara segar saat berada di darat karena tidak ada AC yang tersedia sebelum penerbangan, atau untuk menarik perhatian staf darat jika mereka tidak terhubung ke headset," tutur Christian.

Ternyata selain pilot, insinyur pesawat terbang juga bisa lho membuka jendela tersebut untuk membersihkannya. Biasanya mereka akan menggunakan peralatan keselamatan khusus saat bekerja.

Follow Berita Okezone di Google News

Sebagai tambahan, Christian mengungkapkan rahasia lain dari penggunaan sabuk pengaman. Ternyata para pilot akan tetap menyalakan tanda sabuk pengaman bahkan ketika tidak ada turbulensi.

Hal ini didasari dengan informasi mengenai perkiraan cuaca buruk yang mereka dapat dari pesawat lain di rute yang sama, dan radar cuaca canggih pada pesawat.

Ilustrasi

"Alasannya adalah kami sering menerima informasi dari pesawat lain di rute yang sama yang melaporkan cuaca bergejolak di depan, dan kami memiliki radar cuaca canggih yang menunjukkan potensi turbulensi. Jadi demi keselamatan penumpang, tanda sabuk pengaman dinyalakan sebagai antisipasi," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini