Share

Duh! Salah Satu Sungai Terpanjang di Dunia Ini Kekeringan, Dasarnya Berubah Jadi Bukit Pasir

Prisca Arianto, Jurnalis · Jum'at 04 November 2022 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 02 408 2699328 duh-salah-satu-sungai-terpanjang-di-dunia-ini-kekeringan-dasarnya-berubah-jadi-bukit-pasir-PhZkLHyPzs.JPG Sungai Mississippi di AS alami kekeringan parah (Foto: Shutterstock/Tannen Maury)

SUNGAI Mississippi merupakan salah satu sungai terpanjang di dunia, dan yang kedua di Amerika Serikat. Sungai ini memiliki panjang 3,734 km dan bersumber pada Danau Itasca di Minnesota dan berujung pada Teluk Sonde.

Sungai Mississippi disebut juga sebagai sungai mematikan, karena sungai ini cukup berbahaya dan menjadi habitat hiu banteng serta ikan pike.

Selain itu, sungai ini juga kerap terjadi arus bawah yang mengejutkan dan tidak dapat diprediksi sehingga mampu menelan perenang.

Namun, apa jadinya jika sungai mematikan tadi mengalami kekeringan hingga kering kerontang?

Mengutip laman Newsinlevel, salah satu sungai terpanjang yang terletak di Amerika Serikat ini mengering, dan dasar sungai sekarang menjadi bukit pasir besar.

Sungai Missisippi

(Foto: The Washington Post/Brady Dennis)

Banyak sungai mengalir ke Mississippi. Sebagian besar sungai ini berada di Midwest. Daerah ini memiliki banyak masalah, salah satunya kekeringan.

Cuaca di sungai ini sangat jarang hujan. Saking keringnya, bahkan di beberapa tempat orang bisa berjalan di dasar sungai.

Ketinggian air turun ke rekor terendah di dekat Memphis, Tennessee yang lebih dari tiga meter di bawah perkiraan.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Akibatnya, perahu besar tidak bisa melewati sungai ini dikarenakan airnya terlalu rendah. Tidak hanya itu, kekeringan besar Amerika Serikat juga meluas ke 59 persen negara bagian. Situasi semakin memburuk, terutama di Great Plains di Midwest.

Karena kekeringan meliputi hampir semua anak Sungai Mississippi. Rendahnya tingkat banyak sungai menghancurkan industri pertanian dan seluruh jaringan transportasi di Midwest.

Sungai Mississippi, AS

(Foto: Jeff Worsham)

Ketinggian air yang rendah membawa muatan yang jauh lebih sedikit, dan petani memiliki sedikit pilihan untuk mengirim kedelai, jagung, dan biji-bijian ke pasar internasional. Mereka harus menunggu air semakin dalam. Saking keringnya, bangkai kapal yang diduga berasal dari abad ke-19 terlihat muncul ke atas permukaan.

Mengingat perubahan iklim yang sulit ditebak, manusia sejatinya dapat belajar beradaptasi dengan perubahan iklim termasuk penurunan permukaan air yang terus berlanjut hingga hari ini.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini