Share

4.000 Desa Tak Punya Akses Pendidikan, Ini Alasan Mengapa Laos Disebut sebagai Negara Miskin

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Selasa 08 November 2022 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 07 408 2702315 4-000-desa-tak-punya-akses-pendidikan-ini-alasan-mengapa-laos-disebut-sebagai-negara-miskin-SgUshzcz4V.JPG Dua bhiksu naik bajaj di jalanan Laos (Foto: Instagram/@izakotka_14)

ALASAN mengapa Laos disebut sebagai negara miskin memang menarik untuk dibahas. Negara dengan ibu kota di Vientiane ini baru bergabung dengan ASEAN pada 1997.

Negara yang terletak di tengah-tengah negara Asia Tenggara itu termasuk dalam negara miskin di dunia.

Meski memiliki topografi alam yang menunjang potensi besar sumber daya alamnya, tetap saja negara tetangga Myanmar ini belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakatnya secara baik.

Lantas, apa alasan Laos disebut sebagai negara miskin? Untuk mengetahuinya, simak ulasan Okezone berikut ini.

Pendapatan negara rendah

Melansir dari World Atlas, Laos memiliki GDP per kapita sebesar USD2.534,9 dan GDP USD18.173,84. Hal ini membuat negara sejuta gajah - julukan Laos menduduki urutan ke-8 di keanggotaan Asia Tenggara.

Infografis Negara Penghasil Wanita Cantik di ASEAN

Menurut Heritage Foundation, Laos berada di peringkat 131 dari 182 negara dalam hal kebebasan bisnis. Tak heran jika banyak perusahaan enggan memasuki Laos dan melakukan bisnis, menghambat penciptaan lapangan kerja dan pembangunan ekonomi holistik.

Pelayanan kesehatan kurang memadai

Melansir dari Borgen Project, sebesar 44 persen atau 363.000, anak-anak usia di bawah 5 tahun di Laos mengalami stunting, kondisi yang sangat umum terjadi di negara yang merdeka pada 1953 ini. Stunting umumnya disebabkan oleh kekurangan gizi ibu sebelum dan selama kehamilan.

Tak hanya itu, lebih dari 60 persen anak-anak di Laos mengalami kekurangan gizi dan anemia. Kondisi ini berpotensi menjadi fatal lantaran nutrisi yang tidak memadai dan kurangnya akses ke penyedia layanan kesehatan.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Minimnya lapangan pekerjaan

Karena adanya kebijakan ketat terkait kebebasan politik dan ekonomi di Laos serta lemahnya hak properti memiliki konsekuensi langsung pada bisnis.

Sehingga lapangan pekerjaan yang ada sangat minim, bahkan mayoritas penduduk Laos lebih memilih hidup di luar negeri.

Rendahnya pendidikan juga mempengaruhi sumber daya manusia yang ada. Bagaimana tidak, menurut PBB Laos, 70 persen penduduk bekerja di sektor pertanian dan lebih dari sepertiga mereka tidak menghasilkan cukup uang untuk hidup yang layak.

Infografis Kota Paling Ramah Sedunia

Rendahnya pendidikan

Diketahui bahwa, perempuan Laos mayoritas berpendidikan rendah tetapi bekerja lebih lama daripada laki-laki.

Bahkan, 70 persen dari populasi buta huruf adalah perempuan. Sementara, menurut UNESCO, lebih dari 4.000 desa tidak memiliki akses pendidikan.

Itulah alasan mengapa Laos disebut negara miskin yang tak banyak orang ketahui. Semoga bermanfaat!

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini