Share

5 Negara yang Merdeka dari Penjajah pada Bulan November, Apa Saja?

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Rabu 09 November 2022 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 08 408 2703474 5-negara-yang-merdeka-dari-penjajah-pada-bulan-november-apa-saja-5IN6B0MRSC.jpg Upacara hari kemerdekaan Kamboja (Foto: KHMER TIMES)

ADA 5 negara yang merayakan hari ulang tahun (HUT) kemerdekaannya pada November, karena di bulan tersebutlah mereka lepas dari penjajahan. Negara apa saja?

Kemerdekaan menjadi satu momen penting suatu negara. Di mana negara tersebut akhirnya terbebas dari jajahan negara asing, dan mampu menjalankan pemerintahannya sendiri. Tentunya hal itu disertai dengan perjuangan dan usaha yang keras dari penduduk negara tersebut.

Jika Indonesia merayakan kemerdekaan pada 17 Agustus, maka ada beberapa negara memperingati hari jadinya pada November.

Lantas, negara mana saja yang rayakan kemerdekaan di bulan November? Simak ulasannya :

1. Albania

Di awal abad ke-15, Albania ada di bawah Kekaisaran Ottoman. Untuk lepas dari kekaisaran itu, dilakukan pemberontakan oleh pembelot dari Utsmaniyah yang disebut Skanderbeg.

Sayangnya, setelah kematian Skanderbeg, negara yang terletak di Eropa Tenggara ini kembali menjadi bagian dari Kekaisaran Ottoman. Namun, setelah perjuangan panjang selama kurang lebih 5 abad, akhirya gerakan nasional Albania melakukan pergerakan yang berujung deklarasi kemerdekaan.

Tepatnya pada 28 November 1912, gerakan deklarasi kemerdekaan itu dipimpin oleh Ismail Qemali. Dan disambut hangat oleh masyarakat sehingga tanggal tersebut ditandai sebagai Hari Kemerdekaan.

2. Latvia

Negara yang masuk kawasan Baltik ini dalam meraih kemerdekaannya mengalami perjalanan yang panjang. Latvia harus dua kali melakukan deklarasi kemerdekaan sepanjang sejarah negaranya.

Kemerdekaan pertama yang dideklarasikan negara ini jatuh pada tanggal 18 November 1918, setelah dijajah Rusia. Kemudian, pada Juni 1940, Latvia kembali diduduki oleh pasukan Uni Soviet yang membuatnya kembali dijajah.

Setengah abad berselang, setelah melakukan perlawanan, Latvia kembali mengambil kemerdekaannya pada 21 Agustus 1991 dan pemulihan kemerdekaan diproklamasikan pada 4 Mei 1990.

Kendati begitu, hari kemerdekaan yang ditetapkan sebagai hari libur nasional itu tetap pada tanggal 18 November, yakni hari kemerdekaan pertama. Sementara, tanggal 4 Mei diperingati sebagai Hari Pemulihan Kemerdekaan Latvia.

Ilustrasi

Rumah lipat di Latvia (Oddity Central)

3. Polandia

Pada masa dulu, Polandia pernah hilang di peta dunia selama 123 tahun. Hal ini disebabkan pada 1771, Polandia dijajah Rusia, Prusia, dan Austria yang membuat Polandia terbagi menjadi 3 bagian.

Setelah akhir Perang Dunia Pertama semuanya kembali. Tepat pada 11 November 1918, Polandia mendapatkan kemerdekaannya.

Dipimpin oleh Józef Pilsudski, Polandia berhasil memegang kendali sipil penuh. Pada 1937, 11 November ditetapkan menjadi hari libur nasional. Meski sempat dihapus dari antara 1939 hingga 1989, namun diberlakukan lagi hari dari 1989 hingga sekarang.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

4. Lebanon

Selama 4 abad di bawah kekuasaan Ottoman, akhirnya Jenderal Gouraud mengeluarkan arahan untuk menerapkan batas Greater Lebanon atau Grand Liban di 1920. Grand Liban ini ada di bawah mandat Prancis hingga 1941.

Secara tak langsung, Lebanon dijajah dua kali oleh Ottoman dan Prancis. Tak ingin berlama-lama di bawah Prancis, negara Timur Tengah ini mulai mengambil kekuasaan.

Akan tetapi untuk meraih kemerdekaan, negara yang berbatasan langsung dengan Pakistan ini harus mengalami gencatan senjata pada 14 Juli 1941. Lantaran hal itu, pemimpin nasional Lebanon meminta de Gaulle, jenderal yang mengunjungi Lebanon untuk mengakhiri mandat Prancis dan mengakui kemerdekaan Lebanon.

Deklarasi kemerdekaan Lebanon terjadi pada 26 November 1941, dan diakui banyak negara namun Prancis hanya mengakui secara teknis dan terus menjalankan otoritas. Lantaran tekanan internasional, memaksa Prancis untuk membebaskan tahanan pada 22 November 1943 dan saat itulah hari kemerdekaan diperingati.

Ilustrasi

5. Kamboja

Negara yang termasuk kawasan Asia Tenggara ini pada abad ke-19 di bawah kendali Kerajaan Siam. Raja Norodom melakukan perjanjian dengan Prancis bahwa kerajaan tersebut di bawah perlindungan Prancis untuk terbebas dari Kerajaan Diam.

Sayang seribu sayang, hal ini membuat Kamboja dikuasai oleh Prancis baik dari segi dagang maupun militer. Hampir setengah abad dikuasai Prancis, Raja Sihanouk mengagitasi status independen resmi pada 1952.

Raja Sihanouk kemudian mengambil alih kendali militer, polisi, perdagangan serta bidang penting lainnya dan memproklamasikan kemerdekaan pada 9 November 1953.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini