Share

Tradisi Tato Wajah demi Hilangkan Kecantikan, Cara Unik Wanita Suku Chin Selamat Diri

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Sabtu 12 November 2022 04:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 10 406 2704893 tradisi-tato-wajah-demi-hilangkan-kecantikan-cara-unik-wanita-suku-chin-selamat-diri-qEt08sp9NC.jpg Tradisi wanita suku Chin mentato wajah (Foto: BBC)

BIASANYA orang mentato tubuhnya untuk menambah rasa percaya diri atau gaya hidup. Tapi, wanita suku Chin di Myanmar sengaja mentato wajahnya agar kecantikannya pudar.

Mentato wajah bagi wanita adalah tradisi lama suku Chin. Para wanita suku Chin dulunya menato wajah mereka untuk menghilangkan kecantikan. Pasalnya, jika mereka terlihat cantik, kemungkinan akan diculik oleh Raja Burma.

 BACA JUGA:Tradisi Unik Suami Tawarkan Istri Ngeseks Bareng Tamu di Namibia Utara

Raja Burma saat itu kerap berkunjung ke daerah masyarakat Chin karena terpesona dengan kecantikan wanita suku tersebut. Sang raja bebas saja mempersunting wanita-wanita suku Chin. Mereka diambil dan dibawa sang raja.

Masyarakat setempat pun tidak suka dengan ulah raja. Sehingga para orang tua yang memiliki anak perempuan melakukan tindakan ekstrem, yaitu menato wajah anak-anaknya agar kecantikannya tak terlihat oleh sang raja.

 Ilustrasi

Untuk mendapatkan tato di wajah kala itu harus melalui proses yang menyakitkan. Pasalnya, di masa tersebut belum ada teknologi tato seperti yang ada saat ini.

Mereka menato wajah dengan cara tradisional, yaitu menggunakan jarum dan dikerjakan menggunakan tangan tanpa penghilang rasa sakit.

Sehingga, para wanita harus menanggung sakit selama beberapa hari setelah proses penatoan selesai. Padahal, penatoan wajah ini biasa dilakukan pada perempuan sejak usia 11-15 tahun.

Follow Berita Okezone di Google News

Desain tato yang dimiliki oleh setiap wanita suku Chin pun berbeda-beda. Ada yang bermotof seperti lingkaran “P”, “D”, atau “Y”, motif garis panjang dari dahi hingga dagu, garis vertikal di seluruh wajah termasuk kelopak mata, atau motif bintik-bintik di seluruh wajah.

Namun, saat ini tradisi menato wajah sudah ditinggalkan. Pemerintah setempat rupanya telah melarang keras praktik ini, sehingga saat ini hanya wanita-wanita yang sudah tua saja yang memiliki tato di wajah.

Demikian pembahasan mengenai uniknya tradisi menato wajah ala masyarakat chin myanmar untuk mneghilangkan kecantikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini