Share

Taman Putroe Phang, Bukti Cinta Sultan Iskandar Muda pada Sang Permaisuri nan Cantik Jelita

Prisca Arianto, Jurnalis · Senin 14 November 2022 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 12 408 2706128 taman-putroe-phang-bukti-cinta-sultan-iskandar-muda-pada-sang-permaisuri-nan-cantik-jelita-yM6kvtA7NV.JPG Taman Putroe Phang, Aceh (Foto: Instagram/@joel.jacko)

ACEH pada zaman dahulu memiliki seorang raja yang hebat bernama Sultan Iskandar Muda. Ia memimpin tanah rencong pada tahun 1016-1046 Hijriah. Yang mana pada masa kepemimpinannya Kesultanan Aceh meraih puncak kejayaan.

Tak hanya soal peperangan, hal lain yang menarik dari sang baginda raja ialah kisah cintanya. Ya, sang sultan rupanya pernah kepincut oleh seorang puteri cantik jelita dari Negeri Pahang, Malaysia, bernama Puteri Kamaliah.

Singkat cerita, sang putri lantas dipersunting sang raja hingga diangkat menjadi permaisurinya.

Lantaran sang putri cantik berasal dari Pahang, maka rakyat Aceh pun menjulukinya 'Putroe Phang'. Sekilas mengenai Putroe Phang, wanita ini tidak hanya cantik, namun juga cerdas dan memiliki pembawaan yang bijaksana dalam memutus perkara. Mungkin sebab itulah sang raja tertarik meminangnya.

Taman Putroe Phang

(Foto: Instagram/@habib_yusyaf)

Karena kesibukan sang suami dalam memimpin Kesultanan Aceh, membuat Putroe Phang kian hari semakin merasa kesepian.

Tak ingin permaisurinya gundah gulana, sang raja kemudian membangunkan sebuah taman nan indah yang dikhususkan bagi permaisuri tercinta. Itulah Taman Putroe Phang yang terletak di Kota Banda Aceh.

Taman tersebut bukan bukan sebagai 'bukti cinta' sang raja kepada permaisuri, namun kini juga menjadi salah satu situs bersejarah penting bumi Serambi Makkah.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Namun seiring berjalannya waktu, taman itu justru sepi pengunjung, seolah terlupakan oleh rakyat Aceh sendiri.

"Taman Putroe Phang salah satu peninggalan Sultan Iskandar Muda, tapi sudah jarang dikunjungi, karena itu kami mengajak masyarakat Aceh untuk kembali mengunjungi situs bersejarah ini," kata Kabid Sejarah dan Nilai Budaya Disbudpar Aceh, Evi Mayasari, melansir Antara.

Dalam rangka menggairahkan semangat masyarakat berkunjung ke situs Taman Putroe Phang tersebut, Disbudpar Aceh menggelar Carnival Putro Phang pada 12-14 November 2022.

Taman Putroe Nhang

(Foto: Instagram/@wisataaceh005)

"Event ini kami laksanakan untuk mengajak warga kembali ke situs yang penuh sejarah itu. Apalagi, event ini akan menonjolkan pemandangan dan keindahan suasana malam di taman itu," ujar Evi.

Seperti diulas tadi, Taman Putroe Phang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda untuk permaisuri cantiknya Putroe Phang yang berasal dari Negeri Pahang, Malaysia.

Namanya masyhur ditulis dalam bait-bait syair dan sajak. Tapi kini, Taman Putroe Phang sudah semakin jarang dikunjungi.

Menurut Evi, pada kegiatan Carnival Putro Phang tersebut nantinya akan memperlihatkan beragam atraksi seni dan budaya, mulai tari garapan, teater, hingga grup musisi.

Bahkan, kata dia, yang tak kalah menarik akan ada lomba kostum karnival dan kostum kerajaan nusantara. Perlombaan tersebut menjadi ajang adu kreativitas bagi para desainer kostum.

Infografis Kuliner Banda Aceh

Di luar panggung utama lanjut Evi, pihaknya juga membuat bazar UMKM yang akan diisi oleh belasan pelaku usaha kuliner dengan jajanan yang sudah populer.

โ€œEvent ini menghidupkan suasana malam di taman bersejarah ini, dengan menampilkan beragam atraksi, dan lainnya, mari berkunjung ke Taman Putroe Phang,โ€ tutupnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini