Share

Liburan ke Luar Negeri, Sebaiknya Jangan Bawa 10 Barang Ini!

Sri Latifah Nasution, Jurnalis · Selasa 15 November 2022 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 14 406 2707346 liburan-ke-luar-negeri-sebaiknya-jangan-bawa-10-barang-ini-UlgLCqPvns.jpg Ilustrasi koper (Foto: SCMP)

SEMUA orang tahu bahwa senjata api dan bahan-bahan yang mudah meledak dilarang untuk dibawa ke dalam pesawat. Namun, ada beberapa barang yang mungkin tidak Anda sangka juga dilarang untuk dibawa ke beberapa negara.

Melansir dari Mirror, Christopher Nye, editor senior di perusahaan properti Your Overseas Home, mengatakan sebelum bepergian atau pindah ke sebuah negara, ada baiknya untuk memahami budaya dan kebiasaan mereka, termasuk peraturan aneh yang ada di sana.

“Undang-undang ini sangat penting, tidak hanya untuk menjaga perdamaian, tetapi juga melanggarnya bisa membuat Anda didenda, deportasi, atau bahkan dipenjara dalam beberapa kasus!”

Berikut 10 barang mengejutkan yang ternyata dilarang dibawa ke luar negeri;

Sandal jepit – Capri (Italia)

Anda bisa memakai sandal jepit di kebanyakan daerah di Italia, tapi Anda tidak diizinkan memakainya di Capri.

Di sana, asal kaki yang ‘terlalu berisik’, termasuk sandal jepit, ilegal dipakai karena penduduk setempat menghargai kedamaian dan ketenangan mereka.

Ilustrasi

Ilustrasi koper

Baby walker – Kanada

Baby walker atau alat bantu jalan bayi telah dilarang di Kanada sejak 2004 silam. Hal tersebut dikarenakan bayi yang kurang pandai mengarahkannya ke arah yang aman.

Permen karet – Singapura

Bukan hal yang ilegal untuk mengunyah permen karet di Singapura, tetapi itu melawan hukum mengimpor dan menjual permen karet sejak 1992. Adanya undang-undang tersebut dimaksudkan untuk membantu menjaga kebersihan pulau.

Ada pengecualian untuk permen karet gigi dan nikotin, namun, Anda hanya bisa membelinya dari dokter atau apoteker terdaftar.

Haggis – Amerika Serikat

Ini sedikit mengecewakan bagi penggemar Burn. Pada tahun 1971 Haggis asli menjadi ilegal untuk diimpor ke Amerika, karena adanya pelarang makanan yang mengandung paru-paru domba, yang merupakan 10-15 persen dari resep tradisional Skotlandia.

Sesuai keputusan Departemen Pertanian AS tahun 1971, “Paru-paru ternak tidak boleh disimpan untuk digunakan sebagai makanan manusia.”

Bunga melati – China

Pada Mei 2011, polisi Beijing telah melarang penjualan bunga melati di berbagai pasar, yang menyebabkan jatuhnya harga.

Baik bunga mapun tanaman tidak boleh dijual, dibeli, dipakai, bahkan dibicarakan di China sejak seruan anonim untuk ‘revolusi melati’ beredar di internet.

Follow Berita Okezone di Google News

Kinder Eggs – Amerika Serikat

Telur Kinder Surprise telah dilarang di Amerika dan juga ilegal untuk diimpor. Ini karena undang-undang yang menyatakan bahwa makanan apa pun dengan ‘benda non-nutrisi yang disematkan’ tidak diperbolehkan, termasuk mainan di dalam makanan manis tersebut.

Meski Anda tidak bisa mendapatkannya di Amerika Serikat, Anda masih bisa menemukannya di negara tetangga, Kanada dan Meksiko.

Sudafed – Jepang

Adanya undang-undang yang ketat terhadap pembatasan terhadap obat anti-stimulan, membuat Jepang melarang obat apa pun yang mengandung pseudoefedrin, seperti inhaler Sudafed dan Vicks.

Obat-obat yang mengandung kodein juga dilarang di Jepang, dan warga negara asing bahkan telah ditahan dan dideportasi karena melanggar peraturan tersebut.

Pakaian berwarna kuning – Malaysia

Pada tahun 2016, pemerintah Malaysia telah melarang pakaian berwarna kuning, setelah ribuan pengunjuk rasa yang mengenakan kaos kuning membanjiri jalan-jalan Kuala Lumpur, dan menuntut pengunduran diri Perdana Menteri.

Ilustrasi

Sejak saat itu, siapa saja yang memakai baju kuning bisa ditangkap, dengan asumsi mereka juga ikut protes.

Vape dan rokok elektrik – Thailand

Ketika rokok elektrik digunakan di berbagai belahan dunia sebagai cara untuk membantu orang berhenti merokok, Thailand telah melarang untuk mengimpor, mengekspor, menjual, dan memiliki produk vaping sejak 2014.

Cap kamuflase – Karibia

Beberapa negara seperti Barbados, Aruba, dan beberapa negara Karibia lainnya memiliki undang-undang yang melarang pakaian kamuflase dikenakan oleh personel non-militer, termasuk turis.

Menyimpannya di bagasi Anda, atau hanya sebagai pola pada ransel Anda juga termasuk dalam batas larangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini