Share

5 Masjid Kuno Bersejarah di Sumatera Barat, Nomor 1 Ada Brankas Misterius Peninggalan Belanda

Syifa Fauziah, Jurnalis · Selasa 15 November 2022 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 14 408 2707092 5-masjid-kuno-bersejarah-di-sumatera-barat-nomor-1-ada-brankas-misterius-peninggalan-belanda-EOUtRTcoRh.jpg Masjid Tuo Kayu Jao di Solok, Sumatera Barat (Foto: ANTARA/Wahdi Septiawan)

SEDIKITNYA ada 5 masjid kuno bersejarah di Sumatera Barat. Sebagai provinsi yang mayoritas penduduknya Muslim, ada banyak masjid tersebar sepenjuru Sumbar. Beberapa di antaranya sudah berusia ratusan tahun dan bersejarah, cocok buat wisata religi.

Masjid-masjid tersebut tentu saja sebagai bukti sejarah perkembangan Islam di Sumatera Barat. Sehingga wisatawan yang datang ke daerah itu tak hanya menikmati beragam kuliner, destinasi wisata alam, tapi juga sejarah Islam.

Nah kali ini Okezone akan merangkum masjid kuno bersejarah di Sumatera Barat. Ada apa saja yah? Berikut ulasannya :

 BACA JUGA:Jadi Wisata Religi Unggulan, Masjid Sheikh Al Zayed di Solo Akan Dipercantik

1. Masjid Asasi

Masjid tertua di Sumatera Barat yang pertama adalah Masjid Asasi. Masjid ini berada di Kota Padang Panjang, Sumatra Barat.

Salah satu yang unik, masjid ini memiliki atap berbentuk limas tiga tingkat, mirip dengan Masjid Agung Demak. Kemudian pada bangunan utamanya memiliki jendela dengan banyak ukiran khas rumah adat Sumatera Barat, yakni Rumah Gadang.

 Ilustrasi

Masjid Asasi di Padang Panjang, Sumatera Barat (Twitter)

Masjid Asasi ini merupakan masjid tertua di Indonesia setelah Masjid Saka Tunggal di Banyumas, Jawa Tengah, yang dibangun sekitar tahun 1200.

Di dalam Masjid Asasi terdapat satu ruangan yang menyimpan benda kuno, yakni brankas peninggalan penjajah Belanda. Namun sayang ruangan tersebut tidak ada yang bisa membukanya hingga sekarang.

Masjid Asasi hingga kini masih aktif dilakukan untuk umat Islam beribadah. Tak hanya masyarakat sekitar, tapi wisatawan juga banyak yang datang ke tempat ini. Bahkan Masjid Asasi pernah dikunjungi oleh tokoh agama dari berbagai negara seperti Mesir, Maroko dan Thailand.

 BACA JUGA:7 Tempat Wisata Terbaik di Tidore, Ada Masjid Kuno Berusia 3 Abad

2. Masjid Tuo Kayu Jao

Selanjutnya ada Masjid Tuo Kayu Jao. Masjid ini juga masuk dalam deretan masjid tertua di Indonesia yang terletak di Jorong Kayu Jao, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatra Barat.

Masjid yang diperkirakan sebagai peninggalan abad ke-17 ini merupakan salah satu cagar budaya di Sumatera Barat yang diawasi oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala. Saking tuanya, masjid ini sudah beberapa kali dilakukan pemugaran seperti tiang, penggantian atap ijuk, dan mengubah warna cat masjid yang awalnya berwarna putih diganti jadi coklat kehitaman.

Tak hanya dijadikan sebagai tempat beribadah, masjid ini juga digunakan sebagai sarana pendidikan agama bagi masyarakat, bahkan telah menjadi salah satu daya tarik wisata terkenal di Sumatera Barat terutama di Kabupaten Solok.

Follow Berita Okezone di Google News

3. Masjid Bawan Tuo

Ada juga Masjid Bawam Tuo yang diperkiraan sudah ada sejak tahun 1800-an. Masjid ini berada di Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Menurut kabar, Masjid Bawan Tuo yang berdiri kokoh saat ini bukan masjid aslinya. Sebab pada tahun 1942 masjid ini dibangun kembali tidak jauh dari lokasi aslinya. Sebab sebelumnya masjid ini berada di tanah berlumpur yang dikhawatirkan akan terbenam.

Pada tahun 1800-an, masjid ini dibangun oleh Abdul Baqir Zein. Dulunya masjid ini digunakan sebagai benteng terakhir dari kerajaan Lembah Bawan yang berhasil dikuasai oleh Belanda pada tahun 1800an.

4. Masjid Raya Syekh Burhanuddin

Masjid Raya Syekh Burhanuddin dibangun tahun 1670 oleh Syekh Burhanuddin. Masjid yang berada di Nagari Ulakan, Kecamatan Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman ini sudah mengalami renovasi besar-besaran karena kondisinya yang sudah rusak berat akibat gempa yang mengguncang Sumatera Barat pada 2009 silam.

 Ilustrasi

Proses renovasi tersebut akhirnya selesai pada tahun 2011 dan terlihat bangunan masjid lebih megah. Masjid tersebut memiliki 2 menara pada sisi kiri dan kanan, dan sudah dirancang sebagai tempat evakuasi bila terjadi bencana tsunami.

5. Masjid Raya Limo Kaum

Dan yang terakhir ada Masjid Raya Limo Kaum yang berlokasi di Jorong Tigo Tumpuak, Nagari Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar.

Masjid ini diperkiraan sudah ada sejak tahun 1710. Dari segi bangunan, masjid ini memiliki corak Minangkabau yang sangat khas. Selain itu juga pada bagian atapnya merupakan sinkretisme antara Hindu-Budha dengan Islam.

Ilustrasi

Masjid ini berdiri di atas tanah berdenah segi-empat, menggantikan bangunan pagoda yang telah lama ditinggalkan penganutnya karena memeluk Islam.

Karena berada di atas ketinggian, orang-orang yang datang ke masjid ini bisa melihat keindahan alam Danau Singkarak dari atas bangunan masjid.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini