Share

Dampak KTT G20, Okupansi Hotel di Bali Melonjak

I Gusti Bagus Alit Sidi, Jurnalis · Rabu 16 November 2022 08:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 16 406 2708416 dampak-ktt-g20-okupansi-hotel-di-bali-melonjak-qNMn82zJkL.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Kemenparekraf)

NUSA DUA - Perhelatan KTT G20 berimbas positif pada bisnis perhotelan di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali. Akibat event tersebut hotel-hotel setempat terisi penuh.

Sekitar 24 hotel yang dipersiapkan untuk menampung para delegasi G20 maupun B20 di kawasan ITDC Nusa Dua dan sekitarnya berstatus full booked dari awal November hingga 20 November 2022.

KTT G20

Melonjaknya kebutuhan kamar diikuti dengan peningkatan harga kamar yang dianggap masih lumrah. Sejauh ini, belum ada keluhan pelanggan terkait kenaikan harga kamar tersebut.

Keberadaan KTT G20 dan berbagai rangkaian event pendukungnya semakin menggeliatkan pariwisata Bali yang sempat redup akibat pandemi COVID-19 selama 2 tahun terakhir.

"KTT G29 seolah menghidupkan perekonomian Pulau Dewata, terutama sektor perhotelan. Ada lebih dari 150 event dan meeting digelar di Bali," ujar Gusti Ngurah Ardita, General Manager The Nusa Dua, Rabu (16/11/2022).

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Tak hanya hotel-hotel di Nusa Dua, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Sandiaga Uno menyebut, berbagai penginapan di kawasan Kuta, Jimbaran, Seminyak, Sanur, hingga Denpasar juga mengalami lonjakan okupansi yang cukup signifikan.

"Okupansi hotel di sekitar kawasan Nusa Dua mencapai 80 persen, sedangkan di sekitar Bali Selatan sekitar 70 persen. Sementara di beberapa kawasan lainnya, okupansi cukup bervariasi dari 55-60 persen," ungkap Sandiaga.



1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini