Share

Pilot Cantik Ungkap Pengalaman Menakutkan saat Turbulensi Pesawat

Sri Latifah Nasution, Jurnalis · Kamis 17 November 2022 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 16 406 2708877 pilot-cantik-ungkap-pengalaman-menakutkan-saat-turbulensi-pesawat-NXK86TwxEo.JPG Pilot Eser Aksen E (Foto: The Sun)

TURBULENSI salah satu hal yang paling menakutkan dalam perjalanan udara. Penumpang seringkali merasa tidak berdaya saat pesawat mulai berguncang.

Namun, bagi pilot yang bertugas menerbangkan pesawat, masih banyak yang harus dipikirkan, selain kapan pesawat akan berhenti berderak.

Pilot wanita bernama Eser Aksan E mengungkapan kenyataan menakutkan ketika terbang melalui turbulensi, dan bagaimana rasanya berada di belakang yoke selama penerbangan.

“Dengan turbulensi yang parah, kami tidak mengendalikan pesawat,” kata pilot cantik ini seperti dilansir dari The Sun, Kamis (17/11/2022).

Dia mengatakan bahwa pesawat tersebut tidak akan terbalik atau apa pun. Meski tidak berada di bawah kendali pilot, pesawat masih terbang.

“Ini jelas berakhir pada waktu tertentu dan kemudian kami akan memegang kendali lagi, dan kami harus mengurangi atau menambah ketinggian, atau apa pun keadaan pesawat itu, kami harus memperbaikinya.”

Sebisa mungkin pilot akan menghindari turbulensi.

Ilustrasi

Jenis turbulensi yang paling menakutkan dikenal sebagai ‘turbulensi udara cerah’ yang tidak bisa diprediksi.

Itu alasan mengapa penumpang selalu disarankan untuk menggunakan sabuk pengaman mereka sepanjang waktu.

“Ada turbulensi udara cerah dan itu yang paling sulit. Kami tidak bisa melihatnya. Kami tidak tahu letaknya, dan tidak mungkin kami bisa terbang mengitarinya.”

Pilot Eser juga menjelaskan bahwa ada jenis turbulensi lain, seperti turbulensi mekanis, dan turbulensi di sekitar badai petir.

Berada di dekat badai petir akan menyebabkan turbulensi cuaca, (terasa) seperti tabrakan yang besar. Sementara, turbulensi mekanis biasanya terjadi di pegunungan dan saat cuaca panas. Tetapi turbulensi mekanis bisa diketahui, sehingga bisa diantisipasi.

Follow Berita Okezone di Google News

Ancaman utama yang dihadapi penumpang selama turbulensi berasal dari dalam kabin, dengan orang-orang serta barang-barang yang terhempas ke sekitar.

Meskipun kerusakan pesawat akibat turbulensi sangat jarang terjadi, pilot tetap diharuskan untuk mencatatnya, agar ada pemeriksaan pesawat setelahnya.

“Barang-barang terlempar dan orang-orang jatuh. Itu adalah masalah terbesar bagi orang-orang ketika ada turbulensi,” lanjut Eser.

“Itulah alasan mengapa penumpang terluka, tapi kerusakan pesawat jarang terjadi.”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini